Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Budaya Hidup Bersih dan Sehat

44 menit yang lalu 1

SUMENEP, Kompasmadura.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat peran kader Posyandu dalam membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui aktivitas supervisi fasilitatif di Desa Poteran, Kecamatan Talango, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan nan dilaksanakan Tim Promosi Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep tersebut menyasar kader dari enam Posyandu, perawat desa, perawat desa, penanggung jawab promosi kesehatan, serta perawat koordinator Puskesmas Talango.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah menjelaskan, supervisi fasilitatif itu bermaksud meningkatkan mutu pelayanan Posyandu melalui pembinaan, pendampingan, dan komunikasi dua arah. Pendekatan tersebut tidak hanya berorientasi pada evaluasi, tetapi juga membantu kader mengidentifikasi hambatan serta menemukan solusi berbareng dalam penyelenggaraan tugas di lapangan.

Dalam aktivitas itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai pencegahan demam berdarah dengue (DBD) nan disampaikan Nurul Kamaria, edukasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Yuli Mahendra, serta pengarahan teknis kader oleh Ahmad Nawakil.

Materi tersebut diharapkan memperkuat pemahaman kader dalam menyampaikan info kesehatan kepada masyarakat, mendorong penemuan awal masalah kesehatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di Posyandu.

“Supervisi fasilitatif bukan sekadar mencari kekurangan kader, tetapi memberikan pengarahan dan support agar mereka bisa menjalankan pelayanan sesuai standar serta menemukan solusi atas hambatan nan dihadapi,” jelasnya.

Selain penguatan kapabilitas kader, supervisi juga menitikberatkan pada perbaikan administrasi, pencatatan, dan pelaporan pelayanan. Evaluasi berkala diperlukan agar halangan nan muncul dapat segera ditangani dan kegunaan akomodasi kesehatan di tingkat desa melangkah optimal.

Melalui aktivitas tersebut, Dinkes P2KB Sumenep mendorong terciptanya pelayanan Posyandu nan lebih berbobot dengan melibatkan kader sebagai bagian krusial dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

“Peran kader dinilai strategis lantaran berasosiasi langsung dengan warga. Dengan pembinaan berkepanjangan dan koordinasi berbareng tenaga kesehatan, edukasi mengenai pencegahan penyakit serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat diharapkan semakin luas menjangkau keluarga,” Tukasnya.(Rie)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0