Prestasi Siswa Bondowoso Diapresiasi Bupati, Dukungan Anggaran Ekstrakurikuler Masih Jadi PR Disdik

47 menit yang lalu 1

Prestasi Siswa Bondowoso Diapresiasi Bupati, Dukungan Anggaran Ekstrakurikuler Masih Jadi PR Disdik

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi melalui kedisiplinan dan pembinaan berkelanjutan. Namun dorongan tersebut belum diimbangi dengan support anggaran untuk keikutsertaan siswa dalam kejuaraan ekstrakurikuler di luar daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengakui pihaknya belum menyediakan anggaran unik untuk aktivitas tersebut.

“Memang belum menyediakan anggaran untuk perihal di luar seperti ini. nan kita sediakan, ya jika seperti ini memang belum disediakan,” kata Taufan pada Limadetik.com, usai acara, Rabu (21/10/2026).

Menurut Taufan, aktivitas ekstrakurikuler berada di luar aktivitas kurikuler sehingga pelaksanaannya selama ini lebih banyak diserahkan kepada wali siswa dan komite sekolah.

“Dalam struktur kurikulum ini adalah aktivitas di luar kurikuler. Sehingga memang untuk seperti ini sepenuhnya diserahkan kepada wali murid, kepada komite,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sejumlah peralatan kejuaraan memang sudah tersedia, namun untuk peralatan tertentu sekolah tetap kudu meminjam. Ia mencontohkan keikutsertaan siswa SMP Negeri 1 Bondowoso dalam aktivitas di Tulungagung nan juga tidak ditopang anggaran Disdik.

Sementara itu, Bupati Abdul Hamid Wahid sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan pembimbing nan sukses meraih prestasi. Ia menegaskan anak-anak Bondowoso bisa bersaing dengan wilayah lain meski wilayahnya dikelilingi perbukitan dan pegunungan.

“Saya berambisi prestasi ini tidak menjadi sia-sia. Dapat terus dipertahankan, dapat terus dibina dan naik, serta menjadi motivasi bagi adik-adik kita nan lain untuk berprestasi dalam beragam bidang,” kata Bupati dalam sambutannya.

Bupati berambisi capaian tersebut tidak berakhir sebagai kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pemicu untuk meraih keberhasilan nan lebih tinggi.

Kondisi ini menimbulkan pekerjaan rumah bagi Disdik. Di satu sisi, kepala wilayah mendorong prestasi terus naik, di sisi lain pembinaan belum mendapat support anggaran nan memadai, termasuk untuk fasilitas, pendampingan pelatih, dan kesempatan mengikuti kompetisi.

Ketergantungan pada wali siswa dan komite juga berpotensi membikin kesempatan berprestasi terkendala keahlian ekonomi keluarga. Padahal pengembangan talenta dan minat siswa merupakan bagian krusial dalam pendidikan.

Ke depan, Disdik perlu menjelaskan skema support lain nan dapat dimanfaatkan sekolah, penentuan prioritas pembinaan, serta kemungkinan memasukkan kebutuhan anggaran kejuaraan ekstrakurikuler dalam perencanaan program berikutnya, agar angan Bupati agar generasi muda Bondowoso bisa bersaing dengan wilayah lain dapat diikuti langkah konkret nan berkepanjangan dan lebih merata.

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0