Cegah Radikalisme Digital, Pemkab Bangkalan Perketat Pengawasan Gawai Anak

3 jam yang lalu 2

BANGKALAN, koranmadura.com – Pesatnya perkembangan teknologi digital dan terbukanya akses info tanpa pemisah dinilai makin membikin generasi muda di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, rentan terpapar mengerti radikalisme, terorisme, hingga sikap intoleransi.

Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far mengingatkan bahwa kemajuan teknologi info menjadi tantangan serius bagi ketahanan ideologi bangsa. Kemudahan mengakses beragam konten di platform digital wajib diimbangi daya kritis warga.

“Ini kudu diimbangi dengan keahlian masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memilah info secara bijak,” kata Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, Jumat, 30 Oktober 2026 hari ini.

Ia menyoroti derasnya arus info di media sosial nan kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan doktrin mengerti radikal dan ideologi menyimpang secara masif.

“Ini perlu menjadi perhatian berbareng agar tidak berkembang menjadi mengerti nan bertentangan dengan ideologi Pancasila,” ujanya.

Fauzan menegaskan, tembok pencegahan radikalisme tidak bisa sekadar mengandalkan pendekatan keamanan semata, melainkan kudu ditopang melalui penguatan pendidikan karakter, penanaman nilai toleransi, serta kesadaran kolektif menjaga persatuan.

“Ada tiga fondasi utama nan kudu diperkuat dalam membentengi generasi muda dari pengaruh ideologi nan bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, ialah keluarga, sekolah, dan pemerintah,” pungkasnya. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0