Sudah Sepekan, Pertamina Belum Gubris Surat Pemkab Bangkalan

1 jam yang lalu 2
Pertamina(KM/AINOR ROFIK) ANTRE PANJANG: Antrean kendaraan mengular di salah satu SPBU di Kabupaten Bangkalan akibat persoalan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

KABAR MADURA | Surat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) kepada PT Pertamina Patra Niaga hingga sekarang belum mendapat respons.

Melalui surat tersebut, Pemkab Bangkalan meminta penjelasan mengenai persoalan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nan dinilai bermasalah dan menyebabkan antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU hingga saat ini.

Kepala Diskop Umdag Bangkalan, Moh Rasuli, mengatakan, pihaknya meminta penjelasan secara terperinci mengenai persoalan pengedaran BBM. Mulai dari jumlah alokasi BBM untuk Kabupaten Bangkalan, keterlambatan pasokan, hingga beragam perihal lain nan berangkaian dengan persoalan tersebut.

“Kami bersurat sudah sepekan lampau jika tidak salah di tanggal (19/10/2026) dan hingga saat tidak ada jawaban dari pihak PT Pertamina Patra Niaga,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Rasuli menegaskan, Pemkab Bangkalan tidak bakal mengabaikan keluhan masyarakat mengenai persoalan BBM. Jika surat pertama belum juga mendapat tanggapan, pihaknya berencana kembali mengirimkan surat kepada Pertamina.

“Lihat aja Senin nan bakal datang, jika belum ada penjelasan dari PT Pertamina kami bakal bersurat kembali,” terangnya.

Meski demikian, lambatnya respons dari Pertamina itu belum membikin Diskop Umdag mengambil langkah taktis. Menurut Rasuli, persoalan kelangkaan BBM bersubsidi tidak hanya terjadi di Bangkalan, tetapi juga dialami sejumlah wilayah lain di Indonesia.

“Kami bersurat lagi, dan saya lihat kelangkaan BBM subsidi ini tidak hanya di Bangkalan, satu Indonesia juga sedang mengalami perihal tersebut,” pungkasnya. (fik/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0