Bupati Sumenep Lantik Empat Kepala OPD, Langsung Dibebani Program Strategis 2027

1 jam yang lalu 1

KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik empat pejabat baru untuk memimpin sejumlah organisasi perangkat wilayah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (4/9/2026).

Pelantikan berjalan di Rumah Dinas Bupati Sumenep. Empat pejabat nan dipercaya mengisi posisi strategis tersebut ialah Dadang Deddy Iskandar sebagai kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), Yudi Nur Sukmadiyanto sebagai kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Hakiki Maulana Firmansyah sebagai kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kamiluddun sebagai kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memperkuat keahlian birokrasi. Bupati Fauzi berambisi para pejabat baru bisa membawa daya baru, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mempercepat realisasi beragam program strategis pemerintah daerah.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan, integritas, serta rekam jejak masing-masing kandidat.

“Dari hasil asesmen, ada tiga calon nan kemudian kudu dipilih satu. Tentu nan saya perhatikan pertama adalah kemampuan, kedua integritas, dan nan ketiga orangnya kudu clean,” ujar Fauzi.

Salah satu pejabat nan mendapat kepercayaan besar adalah Dadang Deddy Iskandar. Dia dipercaya memimpin Disperkimhub Sumenep setelah mengikuti proses asesmen berbareng dua kandidat lainnya.

Menurut Fauzi, Dadang mempunyai pengalaman dan keahlian nan dinilai sesuai dengan kebutuhan disperkimhub. Dia juga mengaku telah mengenal rekam jejak Dadang sejak tetap menjabat sebagai wakil bupati.

Dengan kedudukan barunya, Dadang langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis, terutama penguatan konektivitas transportasi bagi masyarakat kepulauan.

Salah satunya adalah mendorong realisasi penerbangan perintis menuju Kecamatan Masalembu nan ditargetkan dapat melangkah pada 2027.

Program tersebut dinilai krusial untuk membuka akses transportasi nan lebih sigap bagi masyarakat kepulauan, khususnya dalam kondisi darurat seperti ketika penduduk memerlukan penanganan medis.

“Kami menargetkan tahun depan agar masyarakat Masalembu, khususnya ketika ada nan sakit, bisa diterbangkan menggunakan pesawat,” tegas Fauzi.

Selain penerbangan perintis, Pemkab Sumenep juga menyiapkan pengembangan jasa feeder bus nan diarahkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata.

“Kemudian nan kedua ada rencana berangkaian dengan feeder bus untuk pariwisata dan masyarakat. Insyaallah juga bakal kita lakukan pada 2027,” imbuhnya.

Tidak hanya Disperkimhub Sumenep, tiga pejabat lainnya juga diharapkan bisa mengoptimalkan tugas masing-masing sesuai bagian nan dipimpinnya. Bupati Fauzi meminta kedudukan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai amanah administratif, tetapi sebagai tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata.

Menurut Fauzi, kepemimpinan baru di empat OPD tersebut diharapkan bisa melahirkan inovasi, memperkuat pelayanan, dan memastikan program pemerintah wilayah betul-betul memberikan faedah bagi masyarakat.

“Harapannya tentu bisa memberikan warna baru dan membawa perubahan dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya. (ara/waw)

Selengkapnya