
Jurnalis Independen Pamekasan (JIP) resmi dideklarasikan di Azana Style Hotel Madura pada Kamis (10/9/2026). Organisasi pekerjaan baru nan beranggotakan 17 wartawan di Pamekasan ini sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Akhmad Syafi’i sebagai ketua.
Pemilihan ketua berjalan dalam Musyawarah Besar (MUBES) nan diikuti oleh ke-17 wartawan personil JIP. Proses pemilihan melangkah mengedepankan asas kebersamaan serta komitmen berbareng untuk menjaga kebebasan pers.
Usai terpilih, Akhmad Syafi’i menuturkan bahwa JIP datang sebagai wadah bagi 17 wartawan anggotanya—dan insan pers pada umumnya—untuk menjaga marwah pekerjaan serta menjalankan tugas jurnalistik secara independen.
“Independensi pers merupakan perihal nan tidak bisa ditawar. Jurnalis kudu tetap berpihak pada kepentingan publik, bukan pada kepentingan golongan alias golongan tertentu,” ujar Syafi’i.
Syafi’i mengungkapkan, JIP tidak hanya menjadi wadah berpadu bagi 17 wartawan tersebut, tetapi juga ruang untuk memperkuat kapabilitas diri. Peningkatan kompetensi, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta pemahaman terhadap Undang-Undang Pers menjadi agenda prioritas organisasi.
Ia juga menegaskan bahwa pers mempunyai peran strategis dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Kebebasan pers kudu melangkah beriringan dengan tanggung jawab dalam menyajikan info nan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pers kudu menjadi bagian dari kontrol sosial. Kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, sepanjang disampaikan berasas kebenaran dan menjunjung tinggi etika jurnalistik,” lanjutnya.
Syafi’i berambisi JIP Pamekasan dapat mendorong terbangunnya hubungan nan sehat antara insan pers, pemerintah daerah, abdi negara penegak hukum, dan masyarakat. Hubungan selaras ini dinilai krusial agar keterbukaan info publik dapat melangkah tanpa mengorbankan independensi media.
Menutup pernyataannya, dia membujuk seluruh 17 personil JIP untuk terus menjaga soliditas, bekerja secara profesional, dan tidak terpengaruh oleh kepentingan di luar tugas jurnalistik.
“Semangat kami adalah menjaga pers tetap independen, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. JIP kudu bisa memberikan kontribusi positif bagi kehidupan pers di Pamekasan,” tegasnya.

1 jam yang lalu
1









English (US) ·
Indonesian (ID) ·