Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih

31 menit yang lalu 1

Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo mengisi langsung tempat air penduduk dibantu Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman (berkaos putih)

Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar nan Krisis Air Bersih

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Krisis air bersih nan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep semakin dirasakan warga. Kemarau panjang membikin masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut salah satunya dialami penduduk Desa Langsar, Kecamatan Saronggi. Mereka mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih empat bulan.

Merespons kondisi itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur berbareng Baznas Kabupaten Sumenep menyalurkan support air bersih kepada penduduk Desa Langsar, Senin (5/10/2026).

Dalam penyaluran tersebut, Baznas juga bekerja-sama dengan Kodim 0827 Sumenep, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi turut turun langsung dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat.

Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, support tersebut merupakan corak kepedulian berbareng terhadap masyarakat nan terdampak kekeringan.

“Kami Baznas Sumenep berbareng Baznas Jawa Timur, berbareng Bupati, BPBD dan Dinas Sosial, turun langsung memberikan support air bersih kepada penduduk Langsar,” kata Ahmad Rahman.

Sementara itu, Ketua RT 13 Desa Langsar, Masdarun, mengungkapkan penduduk mulai mengalami kekurangan air bersih sejak Juli 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, penduduk terpaksa membeli air. Kondisi itu dinilai cukup membebani masyarakat, terutama lantaran kebutuhan air terus meningkat selama kemarau.

“Warga mulai mengalami kekurangan air bersih sejak bulan tujuh lalu. Untuk memenuhi kebutuhan air, penduduk terpaksa membeli. Satu pikap air harganya sekitar Rp80 ribu,” ujar Masdarun.

Menurutnya, air tersebut tidak hanya digunakan untuk minum dan memasak, tetapi juga untuk mandi serta beragam kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di tengah kondisi tersebut, support air bersih menjadi sangat berfaedah bagi penduduk nan selama beberapa bulan kudu mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air.

Ahmad Rahman memastikan pendistribusian air bersih bakal terus dilakukan ke sejumlah wilayah di Sumenep nan mengalami krisis air akibat tandus panjang.

Baznas Sumenep juga bakal memberikan perhatian terhadap wilayah kepulauan nan saat ini turut menghadapi persoalan serupa.

“Kami bakal terus melakukan pengedaran air bersih ke daerah-daerah nan mengalami krisis air. Termasuk wilayah kepulauan, lantaran di sana juga banyak masyarakat nan terdampak kekeringan,” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0