Anggota DPRD Jatim Dorong Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Madura

56 menit yang lalu 4

BANGKALAN, koranmadura.com – Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, H. Moch. Aziz membujuk generasi muda untuk kembali mencintai serta melestarikan seni dan budaya lokal Madura.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Festival Seni Tradisi Bangkalan nan digelar DPRD Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat malam, 24 Juli 2026 lalu.

Politisi nan berkawan disapa Jih Aziz tersebut menilai budaya Madura justru mendapat apresiasi tinggi di luar daerah. Namun sebaliknya, minat anak muda di tanah kelahirannya sendiri terhadap seni tradisi perlahan mulai menunjukkan penurunan.

Ketua DPD PAN Bangkalan ini menceritakan pengalamannya saat menyaksikan pagelaran tari unik Madura sewaktu berjamu ke Kalimantan Barat. Menariknya, para penari nan tampil dalam arena tersebut sama sekali bukan penduduk keturunan Madura dan apalagi tidak menguasai bahasa Madura.

“Melihat itu saya bangga, tetapi sekaligus prihatin. Budaya kita dicintai orang lain, sementara generasi muda Madura sendiri mulai menjauh dari warisan leluhurnya,” ujar Jih Aziz.

Atas dasar itu, dia berambisi beragam program penetrasi pelestarian budaya dapat terus digencarkan secara masif. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda menjadi kunci utama agar seni tradisi Madura tidak punah ditelan zaman.

Seirama dengan perihal tersebut, Pj. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim menilai upaya memelihara kebudayaan mempunyai peran vital dalam memupuk rasa nasionalisme. Penghargaan terhadap kearifan lokal dianggap sebagai fondasi krusial penguatan jati diri bangsa.

“Cinta tanah air dimulai dari mencintai budaya luhur nan kita miliki. Karena itu, budaya Madura kudu terus kita lestarikan bersama,” kata Lukman Hakim.

Pada kesempatan nan sama, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Jatim, Sadari mengimbau seluruh komponen masyarakat agar konsisten merawat warisan leluhur.

“Jangan sampai budaya warisan leluhur hilang. Mari kita jaga berbareng agar tetap hidup dan dicintai generasi muda,” pungkasnya. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya