Airstrip Masalembu Sumenep Segera Beroperasi, Tunggu Lampu Hijau Kemenhub

1 hari yang lalu 9
Airstrip Masalembu Sumenep Segera Beroperasi, Tunggu Lampu Hijau Kemenhub

PortalMadura.com– — Rencana pembukaan akses udara bagi penduduk Kepulauan Masalembu di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, segera terwujud. Saat ini, operasional akomodasi airstrip di pulau tersebut tinggal menunggu proses aktivasi registrasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar resmi berstatus sebagai bandar udara khusus.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan permohonan resmi perizinan tersebut ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. Langkah ini merupakan syarat absolut agar landasan pacu tersebut dapat digunakan secara legal untuk penerbangan komersial perintis.

“Pemerintah wilayah mau mengaktifkan kembali airstrip Masalembu agar bisa digunakan untuk aktivitas penerbangan pesawat perintis sebagai pengganti moda transportasi publik bagi masyarakat, khususnya dari dan ke Masalembu,” ujar Dadang di Sumenep, Selasa (29/9).

Kondisi Teknis dan Fasilitas Penunjang

Secara teknis, landasan pacu nan berlokasi di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, ini mempunyai panjang 800 meter dengan lebar 18 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah layak untuk dilandasi oleh pesawat berbadan kecil.

Kendati demikian, pemerintah wilayah tetap melakukan inventarisasi terhadap sejumlah akomodasi pendukung nan perlu dibenahi demi memenuhi standar keselamatan penerbangan. Proses pemenuhan akomodasi dan pengajuan izin manajemen ini dilakukan secara berbarengan.

“Semuanya sudah diinventarisasi oleh kami. Permohonan aktivasi registrasi dan penambahan akomodasi itu diajukan dan dilakukan secara bersamaan. Doakan bisa selesai pada Oktober mendatang alias secepatnya,” imbuh Dadang.

Solusi Konektivitas Kepulauan Terluar

Fasilitas airstrip di Pulau Masalembu sendiri merupakan aset milik PT Elnusa Tbk. Pada bulan Oktober 2025 lalu, Pemkab Sumenep telah meneken kerja sama strategis dengan perusahaan tersebut untuk memanfaatkan aset itu sebagai airport unik penerbangan perintis.

Sebagai informasi, Kabupaten Sumenep mempunyai wilayah kepulauan nan luas dengan total 9 dari 27 kecamatan berada di wilayah kepulauan, di mana Masalembu menjadi salah satu pulau nan letaknya paling jauh dari daratan utama.

Selama ini, penduduk setempat berjuntai sepenuhnya pada moda transportasi laut. Dalam kondisi cuaca normal, perjalanan menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, menuju Masalembu memerlukan waktu tempuh nan cukup lama, ialah berkisar antara 12 hingga 14 jam. Kehadiran airport perintis ini diharapkan bisa memangkas jarak dan menjadi solusi transportasi nan lebih efisien bagi masyarakat.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0