8.187 KPM PKH di Bangkalan Dicabut karena Terindikasi Judol, 445 Ajukan Reaktivasi

44 menit yang lalu 1
PKH(KM/IST) RUTIN: Penerima faedah mengikuti pertemuan dengan tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bangkalan.

KABAR MADURA | Sebanyak 8.187 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bangkalan untuk sementara dicabut dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Pencabutan itu dilakukan setelah ribuan KPM masuk dalam info nan terindikasi terlibat aktivitas gambling online (judol).

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan, Muhammad Aminullah, mengatakan, pencabutan sementara dilakukan terhadap KPM nan masuk dalam info terindikasi gambling online.

“Data KPM nan dicabut sementara dari penerima PKH mencapai 8.187,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

Aminullah menegaskan, kebijakan itu menjadi corak peringatan sekaligus upaya memastikan support sosial tidak disalahgunakan untuk aktivitas nan bertentangan dengan tujuan program.

“Data nan dicabut tersebut lantaran terindikasi terlibat dalam judol,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, KPM tetap mempunyai kesempatan untuk kembali menerima bantuan. Salah satu caranya dengan mengusulkan sanggah disertai pernyataan bahwa mereka telah menghentikan aktivitas judol.

Hingga saat ini, Dinsos Bangkalan mencatat sebanyak 445 KPM telah mengusulkan sanggah sekaligus membikin pernyataan untuk berakhir dari aktivitas judol.

“Saat ini total pengajuan sanggah dan pernyataan setop judol mencapai 445 KPM dan didominasi sanggah ialah penjelasan bahwa tidak judol,” jelasnya.

Aminullah menambahkan, kesempatan reaktivasi itu juga menjadi peringatan terakhir bagi KPM nan nantinya kembali ditetapkan sebagai penerima PKH.

“Ini sebagai peringatan terakhir. Misal kelak sudah dilakukan aktivasi, kemudian mengulangi aktivitas Judol maka disetop permanen,” tegasnya.

Sementara itu, KPM nan telah memenuhi ketentuan untuk diaktifkan kembali tetap kudu menunggu proses pembaruan data. Berdasarkan info sementara, reaktivasi paling sigap dapat dilakukan pada periode pembaruan info berikutnya.

“Infonya untuk aktivasi ulang sebagai KPM paling sigap di periode pembaruan selanjutnya, kemungkinan di bulan Oktober ini,” pungkasnya. (fik/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya