Wakil Bupati Sumenep KH Imam dalam aktivitas pelantikan sejumlah pejabat di Pendopo Agung Keraton Sumenep
55 Pejabat Pemkab Sumenep Bergeser, Wabup Imam Hasyim Ambil Sumpah di Pendopo Keraton
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melakukan penataan birokrasi. Sebanyak 55 pejabat pengurus dan pengawas resmi bergeser dan menempati kedudukan baru setelah diambil sumpah dan janji kedudukan oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, di Keraton Pendopo Agung Sumenep, Jumat (25/9/2026).
Pelantikan tersebut berasas Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/547/204.3/2026 tertanggal 25 September 2026.
Puluhan pejabat nan dilantik tersebar di sejumlah organisasi perangkat wilayah (OPD), mulai dari sektor pemerintahan, pendidikan, infrastruktur, kesehatan, pangan, lingkungan hidup, kebencanaan, komunikasi dan informatika hingga pelayanan publik.
Penataan kali ini cukup banyak menyasar kedudukan kepala bagian (kabid). Pergeseran tersebut membikin sejumlah pejabat mendapat tanggung jawab baru pada posisi nan mempunyai peran krusial dalam penyelenggaraan program pemerintah daerah.
Di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), misalnya, Nurwagini Oktariyana dipercaya sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama.
Sementara Chairul Arif Hidayat menempati posisi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, sedangkan Fembri Suandy Bachri dipercaya sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan.
Pergeseran juga terjadi pada sektor infrastruktur. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) sekarang diperkuat sejumlah pejabat pada bagian strategis, masing-masing Deddy Surya sebagai Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ir. Indra Purnawan sebagai Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi, Imam Yudikarna sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air, serta Muhammad Puji sebagai Kepala Bidang Bina Marga.
Di sektor pendidikan, Sutrisno dipercaya sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan Yanto Winarjo menjabat Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan.
Perubahan personel juga terjadi pada sektor kesehatan. Hanny Agus Andrian dipercaya sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, sementara Anny Nur Farizah menempati kedudukan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selain kepala bidang, penataan birokrasi juga menyentuh kedudukan sekretaris kecamatan, kepala seksi hingga kepala subbagian.
Dr. Abd. Kadir, M.Pd mendapat amanah sebagai Sekretaris Kecamatan Batang-Batang. Abd. Kadir Jailani dipercaya sebagai Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Arjasa, sedangkan Nurul Hidayat menjadi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Pasongsongan.
Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Catur Wendra Setiady dipercaya sebagai Sekretaris BPBD. Posisi Kepala Sub Bagian Keuangan ditempati Hikmatul Amaliyah, sedangkan Mydiyana Dafriyanti dipercaya sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan.
Sejumlah kedudukan teknis di BPBD juga diisi pejabat baru, ialah Salamet Hariyanto sebagai Kepala Seksi Logistik, Beny Kurniawan sebagai Kepala Seksi Pencegahan, serta Pipit Riantina sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi.
Penataan organisasi juga menyentuh Dinas Lingkungan Hidup. Mufti Kholid dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Andritiyas Nuri Kayanti sebagai Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, serta Emmy Sulistiorini sebagai Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.
Di Dinas Komunikasi dan Informatika, Suci Prawirasari dipercaya sebagai Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Eko Roby Subekti sebagai Kepala Bidang Teknologi Informatika, serta Mohammad Badri Zamzam sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Perencanaan.
Sementara pada sektor ekonomi dan perdagangan, Didik Prayitno menempati posisi Kepala Bidang Perdagangan dan Wedianto Adi Nugroho sebagai Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
Selain nama-nama tersebut, sejumlah pejabat lainnya juga mendapat penugasan baru sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Bupati Sumenep.
Wabup Tekankan Amanah dan Pelayanan
Dalam arahannya, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menekankan bahwa kedudukan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah nan kudu dipertanggungjawabkan melalui kinerja.
“Jabatan nan diberikan hari ini merupakan amanah dan tanggung jawab. Karena itu, saya berambisi seluruh pejabat nan dilantik dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, penuh integritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.” kata Wabup.
Menurut Kyai Imam, pergantian maupun pengisian kedudukan kudu diikuti dengan peningkatan keahlian organisasi. Para pejabat diminta tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga bisa memastikan program pemerintah betul-betul memberikan faedah bagi masyarakat.
“Jangan sampai kedudukan hanya dimaknai sebagai kedudukan. nan lebih krusial adalah gimana kedudukan itu digunakan untuk bekerja, melayani dan menyelesaikan persoalan masyarakat sesuai dengan tugas masing-masing.” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja nan baru. Koordinasi antarperangkat wilayah dinilai krusial agar program pemerintah tidak melangkah sendiri-sendiri.
“Segera beradaptasi dengan tugas nan baru, bangun koordinasi dan komunikasi nan baik. Kita mau seluruh perangkat wilayah bergerak berbareng sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik.” terangnya.
Imam Hasyim juga meminta pejabat nan baru dilantik menjaga integritas serta menghindari penyalahgunaan kewenangan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas dan jangan menyalahgunakan kewenangan. Ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan hanya pada penyelenggaraan administrasi, tetapi juga pada faedah nan dirasakan masyarakat.” terang Wabup.
Penataan 55 pejabat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan jabatan-jabatan nan ada dapat diisi sesuai kebutuhan pemerintahan.
Dengan penempatan baru tersebut, para pejabat diharapkan bisa segera menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, terutama dalam mempercepat penyelenggaraan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.
Beberapa Pejabat nan Dilantik
Berikut sejumlah pejabat nan tercantum dalam Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/547/204.3/2026:
1. Nurwagini Oktariyana — Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama Bakesbangpol.
2. Chairul Arif Hidayat — Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol.
3. Fembri Suandy Bachri — Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol.
4. Ir. Noviana Citrayati — Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
5. Dyah Hari Listyorini — Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan.
6. Adytia Anugraha — Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Ketahanan Masyarakat Desa.
7. Deddy Surya — Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman.
8. Ir. Indra Purnawan — Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi.
9. Imam Yudikarna — Kepala Bidang Sumber Daya Air.
10. Muhammad Puji — Kepala Bidang Bina Marga.
Seluruh nama dan kedudukan pejabat hingga urutan ke-55 tercantum dalam lampiran keputusan Bupati Sumenep nan menjadi dasar pengambilan sumpah dan janji kedudukan pada Jumat, 25 September 2026.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

57 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·