300 Jemaah PT Menara Internusa Dibuat Takjub, Difasilitasi Umrah 7 Kali,  Cium Hajar Aswad hingga Masuk Hijr Ismail

1 jam yang lalu 2

Sebanyak 300 jemaah umroh PT. Menara Internusa foto berbareng di depak Kakbah sebelum kepulangan. (SARI PURWATI / KLIKMADURA)

MEKKAH || KLIKMADURA – Kesempatan melaksanakan ibadah umrah hingga tujuh kali dalam satu perjalanan bukanlah perihal nan biasa. Namun, pengalaman spesial itu bisa dirasakan 300 jemaah PT Menara Internusa nan mengikuti program umrah 16 hari periode Juli 2026.

Seluruh akomodasi tersebut diberikan tanpa biaya tambahan, termasuk kesempatan mencium Hajar Aswad dan pengantaran menuju Hijr Ismail.

Program tersebut menjadi salah satu jasa unggulan PT Menara Internusa. Selama berada di Tanah Suci, jemaah tidak hanya difasilitasi untuk memperbanyak ibadah umrah.

Tetapi, juga diajak menelusuri jejak perjuangan Rasulullah SAW melalui rangkaian kunjungan ke sejumlah situs berhistoris di Mekkah dan Madinah.

Direktur PT Menara Internusa H. Ahmad Zahri mengatakan, konsep pelayanan nan diterapkan perusahaannya tidak semata mengantarkan jemaah ke Tanah Suci.

Pihaknya mau memastikan setiap jemaah memperoleh kesempatan beragama secara maksimal dengan pelayanan nan nyaman, aman, dan terencana.

Menurut dia, seluruh jemaah, baik nan memilih paket reguler, VIP maupun umrah privat, memperoleh perhatian dan pelayanan dengan standar nan sama. Tidak ada perlakuan berbeda hanya lantaran jenis paket nan dipilih.

“Sejak awal kami membangun komitmen bahwa pelayanan kudu menjadi prioritas utama. Karena itu, semua jemaah kami berikan kesempatan melaksanakan umrah hingga tujuh kali, kami fasilitasi untuk mencium Hajar Aswad, kami antar menuju Hijr Ismail, dan kami ajak berkunjung ke tempat-tempat bersejarah. Semua itu kami berikan tanpa biaya tambahan agar jemaah betul-betul bisa memaksimalkan ibadahnya,” ujarnya.

Ahmad Zahri menegaskan, transparansi juga menjadi prinsip utama dalam setiap keberangkatan. Seluruh komponen biaya dijelaskan kepada calon jemaah sejak sebelum keberangkatan sehingga tidak ada biaya tersembunyi selama berada di Tanah Suci.

“Kami mau jemaah datang dengan hati nan tenang. Tidak lagi memikirkan biaya tambahan alias hal-hal di luar rencana. Fokus mereka hanya satu, ialah beragama dengan intens dan memanfaatkan setiap kesempatan selama berada di Mekkah dan Madinah,” tuturnya.

Komitmen tersebut membikin program umrah PT Menara Internusa terus mendapat respons positif dari masyarakat. Tingginya minat pada keberangkatan Juli 2026 menjadi bukti bahwa pelayanan nan mengutamakan kenyamanan, transparansi, dan kualitas tetap menjadi pertimbangan utama calon jemaah dalam memilih biro perjalanan umrah.

Masyarakat mempunyai kesempatan besar untuk merasakan jasa optimal seperti nan dialami 300 jemaah tersebut. Salah satunya, dengan mengikuti program umroh nan bakal dilaksanakan September bulan depan. (nda)

Selengkapnya