PORTALMADURA.COM, — Pergerakan nilai bahan pokok (bapok) di wilayah Madura mencatatkan dinamika beragam pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Berdasarkan pantauan info Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur per 31 Juli 2026, kebanyakan komoditas pangan utama berada dalam kondisi stabil, meski terdapat perubahan signifikan pada komoditas ramuan dapur dan telur di beberapa pasar daerah.
Di Kabupaten Bangkalan, tepatnya di Pasar Ki Lemah Duwur, komoditas bawang merah mencatatkan penurunan nilai paling tajam. Harga bawang merah merosot 12,50 persen menjadi Rp 35.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 40.000. Sementara itu, bahan pokok lain seperti beras premium memperkuat di nomor Rp 14.800 per kg, beras medium Rp 12.400 per kg, dan daging sapi paha belakang stabil di level Rp 125.000 per kg.
Penurunan nilai komoditas dapur juga dijumpai di Kabupaten Pamekasan. Pantauan di Pasar Kolpajung menunjukkan nilai telur ayam ras turun 11,11 persen menjadi Rp 24.000 per kg setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp 27.000 per kg. Di sisi lain, nilai beras premium di area ini dipatok sebesar Rp 14.800 per kg dan daging ayam ras stabil di nomor Rp 40.000 per kg.
Pasar Sampang Mengalami Fluktuasi, Sumenep Cenderung Stabil
Berbeda dengan kabupaten tetangga, dinamika nilai nan lebih bervariasi terjadi di Pasar Srimangunan, Kabupaten Sampang. Kenaikan nilai melanda komoditas cabe merah besar nan melonjak 12,50 persen dari Rp 24.000 menjadi Rp 27.000 per kg, serta cabe rawit merah nan naik 6,67 persen menjadi Rp 32.000 per kg. Daging ayam ras juga terkerek naik tipis 2,70 persen menjadi Rp 38.000 per kg.
Meski golongan hortikultura seperti cabe mengalami kenaikan, pedagang di Pasar Srimangunan justru menurunkan nilai bawang merah dan bawang putih Sinco/Honan hingga 16,67 persen, di mana keduanya kompak berada pada level Rp 25.000 per kg dari nilai semula Rp 30.000 per kg.
Sementara itu, kondisi pasokan dan nilai di Kabupaten Sumenep relatif terkendali. Laporan dari Pasar Anom Baru menunjukkan seluruh nilai komoditas utama memperkuat stabil tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Beras premium dijual seharga Rp 15.400 per kg, beras medium Rp 13.200 per kg, daging sapi Rp 130.000 per kg, serta bawang merah dan bawang putih memperkuat di posisi Rp 30.000 per kg.
Daftar Perbandingan Harga Komoditas Utama di Madura (31 Juli 2026)
- Beras Premium: Bangkalan (Rp 14.800/kg), Pamekasan (Rp 14.800/kg), Sampang (Rp 14.900/kg), Sumenep (Rp 15.400/kg)
- Beras Medium: Bangkalan (Rp 12.400/kg), Pamekasan (Rp 13.000/kg), Sampang (Rp 13.000/kg), Sumenep (Rp 13.200/kg)
- Bawang Merah: Bangkalan (Rp 35.000/kg), Pamekasan (Rp 30.000/kg), Sampang (Rp 25.000/kg), Sumenep (Rp 30.000/kg)
- Cabai Rawit Merah: Bangkalan (Rp 43.000/kg), Pamekasan (Rp 40.000/kg), Sampang (Rp 32.000/kg), Sumenep (Rp 37.000/kg)
- Daging Sapi Paha Belakang: Bangkalan (Rp 125.000/kg), Pamekasan (Rp 120.000/kg), Sampang (Rp 125.000/kg), Sumenep (Rp 130.000/kg)
- Minyak Goreng Minyakita: Bangkalan (Rp 15.700/liter), Pamekasan (Rp 16.000/liter), Sampang (Rp 15.700/liter), Sumenep (Rp 15.700/liter)
Secara keseluruhan, pasokan peralatan kebutuhan pokok di empat kabupaten Madura terpantau mencukupi kebutuhan masyarakat. Fluktuasi nilai nan terjadi pada komoditas ramuan dan sayuran lebih dipengaruhi oleh aspek dinamika pasokan harian di tingkat pedagang pasar daerah.

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·