KABAR MADURA | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melepas kontingen nan bakal mengikuti Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa Madura alias Porsi Jawara II tahun 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2026, Senin (7/9/2026)
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk membawa nama baik kampus sekaligus menorehkan prestasi di tingkat regional.
Wakil Rektor III UIN Madura Mohammad Ali Al Humaidy dalam arahannya menyampaikan bahwa Porsi Jawara II 2026 diikuti oleh 18 perguruan tinggi, termasuk UIN Madura. Nama Jawara merupakan akronim nan merujuk pada wilayah Jawa dan Madura. Peserta terjauh dalam arena tersebut berasal dari Banten.
Menurutnya, keberadaan sejumlah kampus peserta tidak perlu menjadi argumen bagi kontingen UIN Madura untuk merasa gentar. Dia meminta seluruh peserta tetap percaya diri dan memberikan keahlian terbaik selama mengikuti perlombaan.
Kontingen UIN Madura dijadwalkan berangkat pada Selasa malam. Wakil Rektor III apalagi memberikan penekanan kepada peserta agar disiplin terhadap waktu keberangkatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.
Selain mengejar prestasi di Porsi Jawara II, Wakil Rektor III menyebut prestasi, khususnya pada bagian nonakademik, dapat menjadi modal awal bagi mahasiswa untuk mengikuti arena tingkat nasional seperti olimpiade agama, sains, dan riset (OASE) nan diselenggarakan Kementerian Agama.
“Nama kampus wajib dijaga dan kita percaya kita bisa meraih medali,” ujar laki-laki dengan sapaan Malhum ini, Senin (7/9/2026)
Sementara itu, Rektor UIN Madura Saiful Hadi dalam sambutannya membujuk seluruh kontingen untuk mengingat kembali beragam sejarah kejuaraan nan pernah diraih mahasiswa UIN Madura. Menurutnya, pengalaman tersebut kudu menjadi dorongan untuk membangun pola pikir sebagai seorang peserta nan siap bertanding.
Dia meminta para peserta menanamkan kepercayaan bahwa di antara kontingen UIN Madura terdapat mahasiswa nan berkesempatan naik podium. Menurutnya, persoalan menang alias kalah merupakan perihal nan datang kemudian, sedangkan keberanian untuk bertanding dan memberikan keahlian terbaik menjadi perihal utama.
Dia juga menekankan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam Porsi Jawara II 2026 merupakan corak pengakuan terhadap prestasi nan telah mereka miliki. Keikutsertaan tersebut dinilai sebagai bagian dari perjuangan kelembagaan UIN Madura dalam mencatatkan prestasi pada 2026.
Lebih lanjut, dia mengingatkan peserta untuk membawa karakter dan filosofi masyarakat Madura selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, masyarakat Madura mempunyai keberanian dan ketangguhan dalam menghadapi beragam tantangan, sebagaimana pelaut nan bisa menghadapi besarnya ombak.
Namun, keberanian tersebut kudu tetap diiringi dengan karakter santun, sikap menghargai orang lain, serta keahlian menjaga jati diri dan martabat sebagai masyarakat Madura.
Melalui aktivitas pengarahan dan pelepasan tersebut, UIN Madura berambisi seluruh kontingen bisa bertanding secara maksimal, menjunjung sportivitas, menjaga nama baik almamater, serta membawa pulang prestasi dari Porsi Jawara II 2026. (Aminatus Zahroh/waw)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·