Terbakar Api Cemburu di Rumah Kos, Pria di Pamekasan Nekat Bacok Mantan Pacar Kekasihnya!

55 menit yang lalu 1
Terbakar Api Cemburu di Rumah Kos, Pria di Pamekasan Nekat Bacok Mantan Pacar Kekasihnya!

portalmadura.com – Aksi penganiayaan berdarah akibat api berprasangka menggemparkan penduduk Kelurahan Kangenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Seorang pemuda berinisial C (25), penduduk Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, nekat membacok mantan kekasih pasangannya sendiri berinisial W (23) pada Selasa (18/8/2026) malam.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan korban nan merupakan penduduk Desa Branta Tinggi mengalami luka robek serius sepanjang 10 sentimeter di bagian pelipis kiri. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengonfirmasi kejadian pembacokan tersebut. Ia menegaskan motif asmara dan rasa berprasangka buta menjadi pemicu utama di kembali tindakan sadis pelaku.

“Pelaku diduga kuat terbakar berprasangka saat mendapati korban mendatangi pasangannya di letak kejadian,” ungkap Ipda Yoni, Rabu (19/8/2026).

Kronologi Kejadian di Rumah Kos

Ipda Yoni membeberkan, kejadian bermulai saat korban W mendatangi tempat kos mantan pacarnya untuk mengambil duit nan sebelumnya sempat dia titipkan. Namun pada saat bersamaan, pelaku C sudah berada di dalam lingkungan rumah kos tersebut.

Melihat kehadiran korban, kemarahan pelaku langsung tersulut. Ketika korban bersiap meninggalkan area rumah kos, pelaku menghampirinya dan tanpa basa-basi langsung melayangkan sabetan senjata tajam jenis celurit ke arah wajah korban.

Pelaku Ditangkap dan Terindikasi Pengguna Narkoba

Tak berselang lama setelah kejadian, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pamekasan bergerak sigap membekuk pelaku C sebelum sempat melarikan diri lebih jauh. Bersama penangkapan tersangka, petugas turut menyita sebilah celurit nan dipakai untuk melukai korban sebagai peralatan bukti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal penyidik, tersangka C diketahui positif sebagai pengguna narkotika. Saat ini, kepolisian tetap mendalami keterkaitan pengaruh unsur terlarang tersebut saat tindakan penganiayaan berlangsung.

“Pelaku sudah sukses kami amankan. Saat ini interogator tetap melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk memastikan apakah pelaku berada di bawah pengaruh unsur terlarang ketika melakukan pembacokan,” pungkas Yoni.

Navigasi pos

Selengkapnya