KM/IST |
Achmad Fauzi Wongsojudo: Bupati Sumenep
KABAR MADURA | Rencana pembangunan sport center di Kabupaten Sumenep kembali dihidupkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sekarang menyiapkan lahan sekitar 10 hektare sebagai letak baru untuk pembangunan pusat olahraga terpadu tersebut.
Langkah itu dilakukan setelah letak nan sebelumnya diproyeksikan untuk sport center dialihkan untuk kebutuhan Sekolah Rakyat. Pemkab Sumenep kemudian mencari letak lain nan dinilai lebih memadai, baik dari sisi luas maupun kebutuhan pengembangan akomodasi olahraga.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bakal kembali membahasanya dengan pemerintah pusat. Menurutnya, support pusat sangat dibutuhkan lantaran pembangunan akomodasi olahraga tersebut memerlukan anggaran besar, nan diperkirakan mencapai nyaris Rp130 miliar.
“Sport center bakal dijajaki kembali. Mudah-mudahan kelak ada respons dari pemerintah pusat, lantaran sport center memang kudu pemerintah pusat nan paling,” kata Fauzi.
Dia menjelaskan, lahan nan disiapkan berada di area belakang DPRD Sumenep. Lokasinya masuk ke bagian dalam area tersebut dan mempunyai luas sekitar 10 hektare.
“Untuk lahan, untuk mempersiapkan sport center ini ada lahan 10 hektare. Di belakang DPRD, masuk ke dalam sebelum DPRD. Karena lahan nan sebelumnya kurang besar, makanya nan 10 hektare itu nan bakal kita pakai untuk sport center,” ujarnya.
Menurut Fauzi, luas lahan tersebut dinilai cukup untuk menampung pembangunan beragam akomodasi olahraga dalam satu kawasan.
Dengan konsep pusat olahraga terpadu, keberadaan sport center diharapkan tidak sekadar menjadi akomodasi bentuk baru, tetapi juga dapat mendukung pembinaan atlet dan meningkatkan aktivitas olahraga masyarakat Sumenep.
Namun, realisasi pembangunan tetap berjuntai pada komunikasi dan support pemerintah pusat, terutama dari sisi pembiayaan. Pemkab Sumenep pun sekarang mempunyai dua modal awal untuk menghidupkan kembali rencana tersebut, ialah lahan nan telah disiapkan dan perkiraan kebutuhan anggaran nan nyaris mencapai Rp130 miliar.
“Jika support pembiayaan dari pemerintah pusat dapat diperoleh, rencana sport center di lahan 10 hektare itu berkesempatan kembali masuk tahap pembangunan,” pungkasnya. (ara/waw)

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·