SE 2026 Masuk Babak Akhir, Bakal Jadi Dasar Arah Kebujakan Program Pemerintah

1 hari yang lalu 5

Kantor BPS Kabupaten Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Sampang memasuki hari terakhir. Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang menegaskan info nan dihimpun dari pelaku upaya bakal menjadi salah satu injakan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan program intervensi bagi bumi usaha.

Pendataan tersebut tidak hanya menyasar perusahaan berskala besar. Pelaku upaya mikro hingga upaya nan dijalankan dari rumah juga menjadi bagian dari sasaran pendataan SE2026.

Kepala BPS Sampang Boby Eko Heru Mulyadi mengatakan, seluruh aktivitas ekonomi nan berjalan di tengah masyarakat perlu tercatat agar pemerintah mempunyai gambaran kondisi upaya nan sebenarnya.

“Data nan terkumpul nantinya menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan serta beragam corak intervensi nan lebih tepat sasaran. Jangan sampai kebijakan disusun hanya berasas perkiraan,” tegas Boby.

Menurutnya, kecermatan info menjadi aspek krusial sebelum pemerintah menentukan program maupun support bagi pelaku usaha. Data nan tidak sesuai dengan kondisi lapangan berpotensi menghasilkan gambaran sektor ekonomi nan kurang tepat.

BPS Sampang memerlukan pembaruan info untuk mengetahui kondisi riil bumi upaya di daerah. Informasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan pemerintah dalam merancang program pemberdayaan sekaligus menentukan sumber daya nan dibutuhkan berasas kondisi nan tercatat.

Karena itu, BPS meminta pelaku upaya memberikan info sesuai kondisi sebenarnya ketika didatangi petugas sensus. Pelaku upaya diharapkan tidak memberikan info secara asal lantaran info nan dihimpun bakal menjadi bagian dari gambaran perekonomian daerah.

Boby juga mengingatkan pelaku upaya nan hingga pemisah akhir belum didatangi petugas agar segera mengambil langkah. BPS Sampang membuka jalur pelaporan berdikari bagi pelaku upaya nan merasa belum masuk dalam pendataan.

“Bagi pelaku upaya nan merasa belum terdata hingga mendekati pemisah akhir pelaksanaan, BPS Sampang mengimbau untuk segera melapor secara berdikari melalui call center SE2026 di nomor 0851-7993-3527,” ujarnya.

Partisipasi pelaku upaya dinilai krusial untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Sampang dapat terpetakan. Dengan info nan lebih komplit dan sesuai kondisi lapangan, pemerintah mempunyai dasar nan lebih kuat dalam menyusun kebijakan maupun menentukan corak intervensi untuk sektor usaha.

“Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Terima petugas sensus dan berikan info nan betul sesuai dengan kondisi upaya sebenarnya demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Pendataan SE2026 di Kabupaten Sampang berhujung pada Senin (31/8/2026). Bagi pelaku upaya nan belum terdata, BPS Sampang meminta segera menghubungi call center SE2026 agar aktivitas usahanya tetap dapat tercatat. (ali/nda)

Selengkapnya