Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar

1 jam yang lalu 4

Petugas damkar mengecek kondisi armada pemadam kebakaran, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan menganggarkan Rp1,5 miliar untuk pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran baru pada 2026.

Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nan berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Hingga Senin (19/10/2026), armada baru tersebut tetap dalam proses pengerjaan oleh pihak rekanan dengan progres lebih dari 75 persen. Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Munafi’, memastikan pengadaan tersebut ditargetkan selesai tahun ini.

“Pasti terealisasi tahun ini, pengerjaannya nyaris selesai,” ungkapnya.

Mobil pemadam kebakaran nan sedang dikerjakan itu berjenis Hilux dengan ukuran lebih mini dibandingkan dua armada nan telah dimiliki Pemkab Pamekasan.

Dengan tambahan tersebut, total armada pemadam kebakaran nan dimiliki pemerintah wilayah menjadi tiga unit, sementara support suplai air tersedia melalui tiga tangki.

Munafi’ menjelaskan, nilai pengadaan nan mencapai Rp1,5 miliar tidak hanya ditentukan oleh ukuran kendaraan, tetapi juga kelengkapan peralatan pemadam kebakaran. Menurutnya, peralatan tersebut memerlukan biaya besar lantaran kudu memenuhi standar keselamatan dan pengujian.

“Kalau mobilnya memang kecil, tapi kok bisa sampai miliaran rupiah anggarannya, lantaran alat-alat pemadam kebakarannya nan mahal, kan kudu safety, teruji, dan sebagainya,” jelasnya.

Mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan itu menyampaikan, armada baru tersebut direncanakan ditempatkan di Kecamatan Pakong.

Penempatan itu bermaksud mempercepat penanganan kebakaran di wilayah Pantura agar petugas dapat menjangkau letak kejadian dengan lebih cepat.

Meski demikian, Satpol PP dan Damkar Pamekasan belum memastikan letak instansi nan bakal digunakan sebagai tempat penempatan armada tersebut. Salah satu opsi nan dipertimbangkan adalah Kantor Kecamatan Pakong.

“Insya Allah ditaruh di Kantor Kecamatan Pakong, tapi lihat lagi ke depannya gimana untuk perihal itu,” terang Munafi’.

Menurutnya, penambahan armada tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah wilayah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya armada di wilayah Pantura, petugas diharapkan dapat segera merespons kebakaran tanpa kudu menempuh perjalanan dari pusat kota nan berisiko memperlambat penanganan.

“Karena kami hanya mengantisipasi, jika tetap berangkat dari sini apinya itu sampai padam di lokasi. Kasihan masyarakat nan bergotong royong memadamkan api. Semoga semuanya dipermudah,” tandasnya. (enk/nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0