PAMEKASAN || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) menggelar sejumlah aktivitas dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan tersebut berjalan selama enam hari, mulai 19 hingga 24 Oktober 2026.
Sejumlah agenda disiapkan untuk menyemarakkan HSN 2026, mulai dari Pekan Sarung, zikir dan istigasah, apel Hari Santri, hingga khatmil Qur’an dan tahlil.
Rektor UIM, Dr. H. Ahmad mengatakan bahwa rangkaian aktivitas tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menjaga tradisi pesantren untuk memperkuat nilai-nilai kesantrian di kalangan civitas akademika, khususnya kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa tidak cukup hanya mempunyai keahlian akademik. Mereka juga perlu memperkuat iktikad dan akhlak, termasuk menjaga tradisi baik pesantren,” katanya.
Ahmad menilai, di tengah perkembangan era nan semakin pesat, para pemuda diminta untuk tidak meninggalkan warisan para ulama, termasuk tradisi-tradisi pesantren.
“Di tengah perkembangan zaman, daya saing tidak boleh membikin kita meninggalkan tradisi dan nilai-nilai luhur nan diwariskan para ulama,” ujarnya.
Ia berharap, seluruh sivitas akademika UIM dapat terus menerapkan nilai-nilai kepesantrenan, baik dalam lingkungan kampus maupun kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, semangat Hari Santri tidak berakhir pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh sivitas akademika UIM,” tandasnya. (ibl/nda).

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·