Sampah Berserakan di Taman Tajamara Sumenep, Warga Sesalkan Ulah Pengunjung

1 jam yang lalu 2

Sumenep, (Madura Today) – Sampah berceceran di area Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan warganet.

Kondisi tersebut viral setelah video memperlihatkan sampah di area taman nan berlokasi di Labangseng, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep diunggah ke media sosial TikTok.

Video berdurasi 54 detik itu diunggah akun TikTok Yuri EO Sumenep pada Rabu (21/10/2026) malam. Dalam unggahannya, pemilik akun mengungkapkan kekecewaannya terhadap visitor nan tetap membuang sampah sembarangan.

Padahal, tempat sampah telah tersedia di area taman tersebut. Kondisi ini memunculkan keprihatinan lantaran kesadaran visitor untuk menjaga kebersihan lingkungan dinilai tetap perlu ditingkatkan.

“Ayolah, orang Sumenep kudu sadar. Jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan lingkungan kudu kita jaga bersama,” demikian pesan nan disampaikan dalam video tersebut.

Suara wanita dalam video itu juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan agar tetap bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan.

“Setiap visitor mempunyai tanggungjawab untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,” ucapnya.

Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Sejumlah netizen menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, meskipun akomodasi tempat sampah sudah disediakan.

“Perilaku visitor menjadi salah satu aspek nan membikin sampah tetap berserakan,” kata netizen dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Warganet lainnya menilai teguran saja belum cukup untuk mengatasi persoalan tersebut. Mereka mendorong pemerintah menerapkan hukuman alias denda bagi visitor nan kedapatan membuang sampah sembarangan agar menimbulkan pengaruh jera.

“Sepertinya perlu ada tindakan tegas dari petugas dan tidak segan-segan memberikan hukuman kepada visitor nan terbukti membuang sampah sembarangan,” imbuh netizen lain.

Sekadar untuk diketahui, Taman Tajamara Sumenep merupakan ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus tempat rekreasi masyarakat dan pusat aktivitas ekonomi bagi pedagang kecil.

Taman ini diresmikan pada 20 April 2019 oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi nan saat menjabat Bupati untuk mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Hayat

Hayat adalah wartawan Lulusan Terbaik Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta Tahun 2026.

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0