Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

1 jam yang lalu 1

Kabid Olahraga Prestasi Disporapar Pamekasan R. Seprianggi Permana Putra saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana pembangunan lapangan mini soccer di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, tahun ini batal direalisasikan. Anggaran sekitar Rp835 juta nan telah disiapkan dinilai belum cukup untuk membangun akomodasi olahraga tersebut secara utuh sehingga anggarannya dikembalikan ke finansial daerah.

Kabid Olahraga Prestasi Disporapar Pamekasan R. Seprianggi Permana Putra mengatakan, anggaran Rp835 juta hanya mencukupi untuk pekerjaan pondasi. Kondisi itu dinilai berisiko lantaran pembangunan tidak dapat langsung diselesaikan dan kudu menunggu kesiapan anggaran pada tahun berikutnya.

“Khawatir rusak, lantaran itu hanya cukup di pondasinya saja. Kalau rusak, nambah biaya lagi, sedangkan untuk kelanjutan pembangunannya nunggu tahun depan. Kami kembalikan saja anggarannya kepada finansial daerah,” ungkap Seprianggi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).

Menurut laki-laki nan berkawan disapa Anggi tersebut, kebutuhan anggaran pembangunan lapangan mini soccer diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Perhitungan itu tidak hanya mencakup pembangunan lapangan, tetapi juga sejumlah akomodasi pendukung, termasuk office nan menjadi bagian dari rencana pembangunan.

“Kalau dari perkiraan kami, kebutuhan anggarannya sekitar Rp1,2 miliar. Karena bukan hanya lapangannya saja nan dibangun, tetapi ada beberapa office juga,” jelasnya.

Anggi menyebut pembangunan lapangan tersebut kemungkinan kembali diusulkan pada tahun depan. Namun, kepastian pelaksanaannya tetap berjuntai pada keahlian anggaran daerah.

“Insya Allah tahun depan, tapi kami lihat anggaran juga. Kalau memungkinkan iya pasti jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan pembangunan lapangan mini soccer tersebut berasal dari personil legislatif. Pembangunan akomodasi olahraga itu diharapkan dapat menjadi ruang aktivitas positif sekaligus mendorong minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif berolahraga.

“Usulan pembangunan ini dari para personil legislatif. Tujuannya untuk membangkitkan semangat para olahragawan serta anak-anak muda agar senang berolahraga,” katanya.

Karena itu, Disporapar Pamekasan berambisi rencana tersebut dapat direalisasikan pada tahun depan dengan support anggaran nan memadai. Jika anggaran tersedia, pembangunan bakal diarahkan agar dapat dikerjakan secara maksimal dan memenuhi standar akomodasi olahraga nan direncanakan.

“Semoga bisa terealisasi tahun depan. Anggarannya juga cukup, dan maksimal pengerjaannya,” pungkasnya. (enk/nda)

Selengkapnya