Pokja Jaga Desa Dikukuhkan, SMSI Jatim Siap Jalankan Amanah

1 hari yang lalu 6

Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus (kiri) bersalaman dengan Ketua SMSI Jatim, Sokip, SH.MH

Pokja Jaga Desa Dikukuhkan, SMSI Jatim Siap Jalankan Amanah

LIMADETIK.COM, JAKARTA – Langkah strategis dipahat SMSI, sebagai salah salah satu konsituten Dewan Pers, ialah mengukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa. Program ini menjadi corak komitmen merawat desa, sebagai manisfestasi merawat NKRI.

Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Drs Firdaus, M.Si, pihaknya mendukung jika Desa menjadi garda depan dan etalase negara, tidak menjadi entitas nan dinomorduakan.

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa nan berjalan penuh kemeriahan, namun tetap melangkah khikmat melibatkan lima provinsi, ialah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan.

“Lima provinsi ini menjadi pilot project SMSI, namun dalam waktu dekat bakal dilakukan konsolidasi secara serentak di seluruh provinsi,’’ papar Firdaus dalam sambutan di depan Hasyim S Djoyohadikusumo, Kamis (28/8/2026)

Sementara, Hasyim S Djoyohadikusumo, nan sekarang menjadi salah satu penasehat ekonomi Presiden mengatakan, SMSI ke depan punya tugas dengan tanggung jawab besar.

‘’Jangan menjadi pers nan menyesatkan. Sampaikan info secara utuh dengan info dan fakta,’’ cetus tokoh nan malang melintang di bumi upaya tanah air.

Ketua Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Jawa Timur, Sokip SH, MH, mengatakan SMSI Jatim siap menjalankan amanah nan diberikan. Bersama Sokip, ikut datang dalam pelantikan adalah Tarmuji SPd MIKom, Yuristiarso SIP MH, Budi Mulyono SH, Makin Rahmad SH, MH, Makruf SIP MIKom, serta Budiono Setiawan.

Menurut Sokip, keberadaan Pokja Newsroom menjadi bagian dari upaya media untuk mengambil peran dalam mendukung keterbukaan informasi, edukasi masyarakat serta pengawasan partisipatif terhadap beragam program pemerintah di tingkat desa.

“SMSI Jatim siap menjalankan tugas nan telah diamanahkan. Kami bakal membangun sinergi dengan ABPEDNAS Jatim serta lembaga Kejaksaan nan ada di Jawa Timur,” ujar Sokip.

Ia menambahkan, media tidak hanya berkedudukan menyampaikan info mengenai persoalan nan terjadi di desa, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan edukasi norma serta mengangkat beragam capaian dan potensi desa kepada masyarakat luas.

Kegiatan pengukuhan dihadiri tidak kurang dari seratus peserta berikut undangan. Kegiatan ditutup dengan perbincangan nasional menghadirkan Prof Dr Achmad Riyad U.B PhD Dewan Penasehat SMSI Jawa Timur, kemudian master ekonomi dan Perbankan.

Dialog sangat menarik dan menghadirkan tanggapan kritis, apalagi dipandu secara bernas oleh Prof Dr Albertus Wahyu Rudhanto, MC pembimbing besar dari PTIK.

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya