SINERGI : Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, berbareng Direktur Utama PT Reka Cipta Garam, H. Khairul Imam, saat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan industri garam terintegrasi. (Kabar Madura/Ist)
KABAR MADURA | PT Garam dan PT Reka Cipta Garam menandatangani nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MOU) tentang kerja sama pengembangan industri garam terintegrasi. Penandatanganan berjalan di Kantor PT Garam, Gresik, Jawa Timur.
MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, berbareng Direktur Utama PT Reka Cipta Garam, H. Khairul Imam.
Sekretaris Perusahaan PT Garam, Indra Kurniawan, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem industri garam nasional, mulai dari penyediaan bahan baku, peningkatan kualitas, pengolahan, hingga pemasaran.
Menurutnya, salah satu faedah utama dari kerja sama tersebut adalah terbukanya tambahan akses pasar bagi petani garam rakyat. Melalui kerjasama PT Reka Cipta Garam dengan PT Garam, garam berbobot produksi petani diharapkan mempunyai pengganti saluran pemasaran sekaligus kesempatan penyerapan nan lebih luas.
“Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem industri garam nasional, mulai dari penyediaan bahan baku, peningkatan kualitas, pengolahan hingga pemasaran,” ujar Indra Kurniawan, Selasa (19/8/2026).
Dia menjelaskan, kerjasama tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas garam rakyat sekaligus memperkuat rantai pasok garam nasional.
Dengan adanya sinergi antara PT Garam dan PT Reka Cipta Garam, diharapkan tercipta ekosistem industri nan lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya kemandirian dan swasembada garam nasional.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan ruang nan lebih besar bagi garam rakyat berbobot untuk masuk ke dalam rantai industri dan pasar nan lebih luas. Dengan demikian, garam rakyat diharapkan semakin mempunyai daya saing sekaligus memberikan akibat terhadap peningkatan kesejahteraan petani garam.
“Kolaborasi ini diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas garam rakyat, memperkuat rantai pasok nasional, serta mendukung terwujudnya kemandirian dan swasembada garam nasional,” imbuhnya. (fit/rul)


1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·