Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura

37 menit yang lalu 1

BANGKALAN, Kompasmadura.com — Ide menjadikan tembakau sebagai salah satu penggerak ekonomi area Madura terus dimatangkan.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan sekarang memfokuskan perhatian pada pemutakhiran info dan pemenuhan persyaratan sebagai bagian dari proses pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) pemutakhiran perkembangan dan persiapan persyaratan pengusulan KEK Tembakau Madura nan digelar di Ruang Rapat Bupati Bangkalan, Selasa (15/9/2026).

https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8854256308420925

Rakor ini menjadi bagian krusial untuk memastikan setiap tahapan pengusulan KEK dipersiapkan secara matang. Lebih dari sekadar membangun area industri, KEK Tembakau Madura diharapkan bisa membentuk ekosistem ekonomi nan menghubungkan potensi daerah, investasi, industri, hingga masyarakat dan petani tembakau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ismet Effendi, menyampaikan dukungannya terhadap pendapat tersebut. Menurutnya, pengusulan KEK Tembakau Madura mempunyai makna strategis bagi pengembangan perekonomian, baik di Kabupaten Bangkalan maupun Madura secara lebih luas.

Pemkab Bangkalan, siap mendukung proses pengusulan dengan mempersiapkan beragam kebutuhan dan persyaratan nan diperlukan. Ucap Ismet.

“Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mematangkan pendapat besar pengembangan area tembakau di Madura. Pemerintah Kabupaten Bangkalan siap mendukung dan mempersiapkan beragam persyaratan agar prosesnya dapat melangkah dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menilai pendapat KEK Tembakau Madura perlu terus dikawal secara bersama-sama. Potensi tembakau nan dimiliki Madura dinilai dapat menjadi kekuatan ekonomi andaikan dikelola melalui perencanaan dan sinergi lintas daerah.

Menurut Fauzan, salah satu perihal krusial nan perlu dibangun adalah langkah pandang berbareng di antara empat kabupaten di Madura.

“Kalau kita berbincang tentang kemajuan Madura, tentu tidak bisa hanya memandang kepentingan masing-masing kabupaten. Kita perlu membangun sinergi dan langkah pandang bersama, lantaran potensi nan kita miliki merupakan kekuatan Madura secara keseluruhan,” jelasnya.

Ia berambisi proses pengusulan KEK Tembakau Madura dapat menjadi momentum untuk menyatukan beragam potensi nan selama ini berkembang di Madura. Dengan support kebijakan, investasi, industri, dan sektor pertanian, pengembangan area diharapkan bisa memberikan nilai tambah nan lebih besar bagi masyarakat.

Bagi Bangkalan, pengembangan KEK Tembakau Madura juga diharapkan dapat membuka ruang bagi tumbuhnya investasi dan aktivitas ekonomi baru.

Melalui rakor tersebut, Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk terus memutakhirkan info serta mempersiapkan beragam persyaratan nan dibutuhkan. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berbareng untuk mendorong tembakau tidak hanya sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari rantai ekonomi nan mempunyai nilai tambah bagi Madura. (Rie/Red)

Selengkapnya