Pedagang Nunggak, PAD Pasar di Bangkalan Baru Capai 57 Persen

5 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasar di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Bangkalan, Madura, Jawa Timur belum mencapai 60 persen.

Kepala Diskop Umdag Bangkalan Mohammad Rasuli mengatakan, sasaran PAD pasar di Bangkalan tahun 2026 Rp7,55 miliar, hingga 31 Agustus 2026, baru mencapai 57 persen alias sekitar Rp4,3 miliar.

“Masih belum capai target, tapi kita terus upayakan maksimal agar mencapai target,” katanya, Kamis, 10 September 2026.

Rasuli menyebutkan, penarikan PAD retribusi pasar tersebut di lakukan oleh ahli pungut nan ada di setiap pasar, sistem pembayaran retribusi pasar tetap menggunakan sistem manual.

“Ada juga nan sudah memakai Qris seperti di Pasar Senenan, Pasar Ki Lemah Duwur, dan Pasar Bancaran, Kecamatan Bangkalan,” terangnya.

Para pedagang di pasar tersebut sering menunggak untuk bayar retribusi seperti biaya kios, sewa lahan, kebersihan, parkir, alias reklame.

“Ada nan janji mau bayar nanti. Mungkin lantaran kondisi lagi sepi. Kalau retribusi parkir memang kita tarik Rp3. 000,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya