Mental Korban Pencabulan di Bangkalan Terganggu

1 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Kondisi korban pencabulan di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terus memburuk. Korban mengalami gangguan mental, susah makan dan tidur sehingga berpotensi mengganggu kondisi kesehatannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PPA DKBP3A Bangkalan, Ernawati, mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi terkini.

“Kami jemput bola ke letak untuk cross check apakah betul terjadi seperti ini,” katanya, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Pihaknya juga memberikan support sosial kepada korban dan keluarga. Sebab, penanganan kasus anak tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga kudu memperhatikan kondisi psikologis korban serta kesiapan keluarga.

“Kami memang menitikberatkan ke korban dan keluarganya. Jangan hanya konsentrasi pada proses hukumnya saja, tetapi kesehatan alias kesiapan mental dari korban dan keluarganya juga kudu dipertimbangkan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil observasi langsung, terdapat sejumlah perubahan pada kondisi korban. Selain mengalami gangguan makan dan tidur, berat badan korban juga disebut turun cukup drastis.

“Untuk kondisi korban sendiri dapat dikatakan sedang tidak baik-baik saja. Dari hasil observasi langsung, dia ada gangguan makan, gangguan tidur, dan berat badannya turun drastis,” ungkapnya.

Meski menemukan sejumlah perubahan pada kondisi korban, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah korban mengalami trauma maupun menentukan tingkat keparahannya. Penilaian tersebut kudu dilakukan oleh ahli, khususnya psikolog klinis.

“Kami hanya sebatas asesmen awal. Tidak bisa langsung memberikan justifikasi kepada korban,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0