KNPI Sumenep Desak Pemberantasan Rokok Ilegal Diperluas hingga Desa

53 menit yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep mengapresiasi operasi campuran pemberantasan rokok terlarangan nan melibatkan pemerintah daerah, Bea Cukai, kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Namun, KNPI meminta operasi tersebut tidak hanya menjadi aktivitas sesaat. Penindakan kudu dilakukan secara berkelanjutan, masif, dan menjangkau hingga tingkat kecamatan serta desa untuk menekan peredaran rokok terlarangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, mengatakan pengamanan lebih dari 90 ball rokok terlarangan oleh petugas pada hari pertama operasi di area Terminal Arya Wiraraja menjadi indikasi bahwa peredaran rokok terlarangan perlu mendapat perhatian serius.

“Pertama, kami mengapresiasi langkah operasi campuran nan telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah berbareng Bea Cukai, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Pengamanan lebih dari 90 ball rokok terlarangan pada hari pertama menunjukkan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Penanganannya kudu dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Khairul Umam.

Menurutnya, operasi campuran merupakan langkah krusial untuk menekan peredaran rokok ilegal. Meski demikian, keberhasilan pemberantasan tidak cukup hanya diukur dari jumlah peralatan nan sukses diamankan selama satu alias dua hari penyelenggaraan operasi.

Ia menilai, diperlukan strategi penindakan nan konsisten, pengawasan berlapis, serta pemetaan jalur pengedaran agar upaya pemberantasan dapat menjangkau jaringan peredaran nan lebih luas.

Karena itu, KNPI Sumenep mendorong agar operasi serupa dilaksanakan secara rutin dengan memperluas jangkauan pengawasan hingga ke kecamatan dan desa-desa.

Khairul Umam menegaskan, pemberantasan rokok terlarangan semestinya tidak hanya menyasar letak penjualan, tetapi juga menelusuri rantai pengedaran dan pihak-pihak nan bertanggung jawab dalam peredarannya sesuai ketentuan norma nan berlaku.

“Jangan sampai operasi ini hanya ramai pada saat pelaksanaan, kemudian kembali senyap setelah aktivitas selesai. Kami berambisi ada pola pengawasan nan berkelanjutan, dengan jangkauan nan lebih luas hingga tingkat desa,” tegasnya.

Ia juga meminta hasil operasi hari pertama dijadikan bahan pertimbangan untuk memperkuat langkah penindakan berikutnya, termasuk mengidentifikasi titik rawan peredaran dan jalur pengedaran rokok ilegal.

“Kalau pada hari pertama saja petugas sukses mengamankan lebih dari 90 ball, ini kudu menjadi bahan pertimbangan sekaligus dasar untuk memperkuat langkah penindakan berikutnya,” pungkasnya.

KNPI Sumenep berambisi sinergi pemerintah daerah, Bea Cukai, abdi negara keamanan, dan Satpol PP terus diperkuat agar pemberantasan rokok terlarangan melangkah efektif dan berkesinambungan hingga ke pelosok desa.

Views: 5

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0