KABAR MADURA | Kepeng Sultan produksi Dapur Mama Suci (DMS) menjadi salah satu produk UMKM asal Sumenep nan sukses menembus pasar luar daerah, mulai Yogyakarta, Surabaya, hingga sejumlah kabupaten di Madura.
Usaha rumahan milik Evi Suciyanti nan dirintis sejak 28 Maret 2010 itu berlokasi di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep.
Evi menuturkan, upaya tersebut berasal dari kebiasaan masyarakat sekitar nan doyan mengonsumsi kepeng sebagai camilan. Melihat kesempatan itu, dia mencoba memproduksi sendiri hingga berkembang dan mempunyai pengguna tetap.
“Usaha ini awalnya lahir dari buahpikiran sederhana. Saat itu kepeng menjadi camilan nan cukup disukai masyarakat. Dari situ saya mencoba mengembangkannya menjadi kesempatan usaha,” ungkapnya.
Dalam menjalankan usaha, Evi mengutamakan kualitas bahan baku dan konsistensi cita rasa untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.
“Agar bisa bersaing dengan camilan lainnya, saya selalu berupaya mempertahankan kualitas bahan baku dan cita rasa. Bagi saya, kepuasan pengguna menjadi perihal nan paling penting,” ujarnya.
Meski hanya mempunyai satu jenis produk, Kepeng Sultan sekarang tersedia di empat toko camilan ternama di Sumenep. Pemasarannya juga memanfaatkan media sosial serta promosi dari mulut ke mulut.
Pesanan pun berdatangan dari Yogyakarta, Surabaya, Sampang, Pamekasan, Bangkalan, dan wilayah Sumenep sendiri.
Dalam sekali pemesanan, jumlahnya mencapai 1.500 hingga 3.000 kepeng. Bahkan, nyaris setiap pekan terdapat pengguna nan memesan dalam jumlah tersebut. Produk ini dijual seharga Rp55 ribu per 100 kepeng.
Dapur Mama Suci juga telah mengantongi sertifikat legal dan izin produksi sebagai corak komitmen menjaga keamanan serta kepercayaan konsumen.
Namun, Evi mengaku tetap menghadapi hambatan produksi, terutama proses pengeringan nan berjuntai pada panas mentari serta kesiapan singkong sebagai bahan baku.
Kendati demikian, upaya nan telah melangkah lebih dari 16 tahun tersebut terus memperkuat dan turut membuka lapangan pekerjaan bagi tiga penduduk sekitar.
Ke depan, Evi berambisi Kepeng Sultan semakin dikenal dan bisa menjadi produk unggulan UMKM Sumenep.
“Saya berambisi Kepeng Sultan terus berkembang, semakin dikenal masyarakat luas, dan bisa menjadi salah satu produk unggulan upaya mikro berbasis potensi lokal di Sumenep,” pungkasnya. (ara/waw)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·