(KM/SAFIRA NUR LAILY)
PENILAIAN: Polda Jatim saat melakukan re-asessment di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan beberapa waktu lalu.KABAR MADURA | Kelengkapan arsip Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan nan menjadi catatan dalam Re-Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) oleh Polda Jawa Timur dipastikan telah terpenuhi.
Plt. Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Khoirul Komar, mengatakan, meski terdapat sejumlah catatan dalam peninjauan tersebut, stadion kebanggaan masyarakat Kota Gerbang Salam itu dinyatakan lolos untuk menyelenggarakan kejuaraan Super League.
“Kelengkapan arsip juga sudah terpenuhi. Dokumen itu bukan hanya dari kami, nan di kami hanya menyediakan surat rekomendasi, terus nan diminta kemarin juga jumlah kapabilitas (stadion). Di kami hanya arsip itu, dan itu sudah,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Dalam Scoring Re-Risk Assessment nan dilaksanakan pada 18 Agustus lalu, SGMRP memperoleh nilai 69,12 persen alias berada pada kategori ‘Cukup’.
Dari sejumlah aspek nan dinilai, prasarana menjadi salah satu bagian nan tetap memerlukan perhatian dengan capaian 13,42 persen.
Salah satu catatan nan perlu dibenahi ity kondisi drainase stadion. Persoalan tersebut dinilai krusial untuk segera ditangani lantaran sejumlah titik di area SGMRP sempat tergenang saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Komar menegaskan, pembenahan drainase sekarang telah masuk dalam tahap perencanaan. Realisasinya ditargetkan dapat dilakukan sebelum musim hujan.
“Yang drainase, termasuk nan jalan di depan juga sudah masuk dalam perencanaan,” tegasnya.
Diketahui, nilai 69,12 persen dalam Re-Risk Assessment tersebut terdiri atas aspek prasarana sebesar 13,42 persen, kesehatan 10,00 persen, akibat kejuaraan 14,44 persen, keamanan dalam sistem manajemen pengamanan 11,25 persen, keselamatan 10,00 persen, serta info 10,00 persen. (nur/zul)

18 jam yang lalu
11








English (US) ·
Indonesian (ID) ·