Hosnan Abrory Minta Jalan Sapudi-Raas Dibangun Bertahap hingga Tuntas 2028

58 menit yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Pembangunan prasarana jalan di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep mendapat perhatian dari Anggota DPRD Sumenep asal Daerah Pemilihan (Dapil) VII, Hosnan Abrory.

Wakil rakyat dari wilayah kepulauan tersebut mendorong pemerintah wilayah agar pembangunan jalan di Pulau Sapudi dan Pulau Raas dilakukan secara lebih maksimal dan berkelanjutan.

Hosnan menilai, kesiapan jalan nan layak menjadi salah satu kebutuhan krusial masyarakat kepulauan. Infrastruktur jalan tidak hanya berangkaian dengan mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga aktivitas sosial.

Karena itu, menurut dia, pemerintah wilayah perlu menyiapkan sarana dan prasarana pendukung agar pembangunan prasarana di kepulauan dapat melangkah lebih efektif.

“Kami bakal terus berupaya agar mulai 2027 AMP bisa berdiri di Pulau Sapudi. Dengan begitu, pembangunan jalan di Sapudi bisa menggunakan hotmix dan kualitas jalannya nantinya bisa sama seperti jalan di daratan,” kata Hosnan, Selasa (29/9/2026).

Hosnan menjelaskan, keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Pulau Sapudi diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terhadap hambatan pengedaran material aspal dari wilayah daratan.

Dengan adanya AMP di kepulauan, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan di Sapudi diharapkan lebih mudah dilakukan. Pemerintah juga tidak terlalu berjuntai pada pengiriman material dari daratan nan memerlukan proses pengedaran lebih panjang.

“Dengan adanya AMP, pembangunan jalan di Sapudi diharapkan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara untuk Pulau Raas, Hosnan mengusulkan penggunaan bangunan beton alias jalan cor sebagai salah satu pengganti pembangunan prasarana jalan.

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep tersebut, bangunan jalan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.

“Untuk di Raas, kami sorong agar pakai jalan cor. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu mempunyai truk mixer beton sendiri,” paparnya.

Ia menilai, kesiapan peralatan milik pemerintah wilayah dapat membantu mempercepat pekerjaan prasarana di wilayah kepulauan.

Selain itu, pemerintah wilayah mempunyai support sarana sendiri ketika penyelenggaraan pembangunan jalan dilakukan, sehingga pekerjaan tidak sepenuhnya berjuntai pada peralatan dari pihak lain.

Hosnan berambisi tahun 2027 menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan prasarana jalan di Pulau Sapudi dan Raas.

“Saya berambisi mulai tahun 2027, Raas dan Pulau Sapudi sudah mulai dibangun,” harapnya.

Ia juga berambisi pembangunan dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya menyasar satu alias dua ruas jalan.

Menurutnya, kebutuhan prasarana dasar masyarakat di wilayah kepulauan tetap perlu mendapat perhatian secara menyeluruh.

Pembangunan jalan nan memadai, kata Hosnan, bakal memberikan akibat terhadap beragam aktivitas masyarakat. Akses transportasi nan lebih baik dapat mendukung pergerakan penduduk sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selain sasaran pembangunan pada 2027, Hosnan juga meminta pemerintah wilayah mulai menyiapkan perencanaan anggaran untuk tahun 2028.

Hal itu dinilai krusial agar pembangunan jalan di Pulau Sapudi dan Raas dapat dilanjutkan dengan cakupan nan lebih luas.

“Untuk 2028, saya berambisi pekerjaan prasarana jalan di Pulau Raas dan Pulau Sapudi sudah tuntas,” pungkasnya. (Red/Emha)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0