portalmadura.com – Pergerakan nilai perak murni batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan tren positif pada perdagangan Selasa (3/11/2026) pagi. Melansir info resmi Logam Mulia, nilai dasar perak Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 550 per gram, sehingga sekarang dipatok pada level Rp 34.650 per gram.
Kenaikan ini menandai tren penguatan beruntun dalam dua hari perdagangan terakhir setelah sempat mengalami koreksi pada akhir pekan lalu. Penguatan nilai jual komoditas perak di dalam negeri ini sejalan dengan tren pasar komoditas dunia nan mencatatkan lonjakan nilai sekitar 3,67 persen.
Bagi masyarakat maupun penanammodal nan berkeinginan menambah portofolio investasi logam mulia, PT Antam Tbk menyediakan perak murni dalam beragam pilihan ukuran batangan. Untuk pecahan sedang ukuran 250 gram, nilai dasar perak Antam hari ini ditawarkan senilai Rp 9.062.500. Setelah dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, nilainya disesuaikan menjadi Rp 10.059.375.
Sementara itu, untuk pecahan lebih besar ialah ukuran 500 gram, Antam mematok nilai dasar sebesar Rp 17.725.000. Jika ditambah dengan pengenaan PPN 11 persen, maka total nominal pembelian ukuran separuh kilogram tersebut menjadi Rp 19.674.750.
Para analis pasar komoditas mencatat bahwa laju penguatan perak dunia dipengaruhi oleh sejumlah sentimen makroekonomi internasional. Faktor pendorong utama meliputi penguatan aktivitas manufaktur global, dinamika nilai minyak mentah dunia, serta pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat di pasar duit global.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan diagram nilai secara berkala sebelum melakukan transaksi jual beli logam mulia guna mengoptimalkan momentum investasi. Informasi komplit seputar perkembangan komoditas investasi terkini dapat diakses secara berkala melalui portalmadura.com.

2 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·