Harga Minyak Dunia Hari Ini 17 September 2026 Turun, Brent ke Level US$105

2 jam yang lalu 1
Harga minyak bumi hari ini 17 September 2026 melemah ke kisaran US$105 per barel setelah rencana pemulihan pipa Arab Saudi dan info persediaan AS Harga minyak bumi hari ini 17 September 2026 melemah ke kisaran US$105 per barel setelah rencana pemulihan pipa Arab Saudi dan info persediaan AS

PortalMadura.com Pasar daya dunia kembali menunjukkan pergerakan. Berdasarkan info Trading Economics nan dikutip oleh portalmadura.com pada Rabu, 17 September 2026, nilai minyak bumi mencatatkan pelemahan setelah dua hari berturut-turut mengalami penurunan.

Minyak mentah Brent tercatat turun ke kisaran 105 dolar AS per barel, sementara minyak mentah berada di sekitar 102 dolar AS per barel. Pelemahan ini dipicu oleh laporan pemulihan prasarana daya serta perkembangan info persediaan minyak Amerika Serikat.

Pemulihan Pipa Arab Saudi dan Jalur Hormuz

Penurunan nilai minyak terjadi menyusul laporan bahwa Arab Saudi bakal segera memulihkan sekitar separuh kapabilitas pipa Timur-Barat dalam beberapa hari ke depan, dengan sasaran operasi penuh dalam enam minggu. Sebelumnya, jalur pipa tersebut sempat mengalami kerusakan akibat serangan drone nan sempat mengkhawatirkan pasar.

Di saat bersamaan, Arab Saudi meningkatkan pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz dengan support militer Amerika Serikat. Menteri Energi AS Chris Wright melaporkan bahwa sebanyak 18 juta barel minyak mentah dan produk petroleum telah melintasi Selat Hormuz pada awal pekan ini, memastikan pengedaran tetap melangkah lancar selama masa pemulihan pipa.

Data Persediaan Minyak Amerika Serikat

Selain aspek distribusi, para pelaku pasar dunia turut mencermati rilis info persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Data resmi menunjukkan adanya penurunan persediaan sebesar 640.000 barel, sehingga total persediaan berada di nomor 423,4 juta barel.

Angka penurunan tersebut tercatat lebih mini dari perkiraan para analis serta berbeda dari perkiraan awal American Petroleum Institute (API). Perbedaan info ini menjadi salah satu sorotan krusial bagi penanammodal dalam memantau tren perekonomian dan daya dunia terkini.

Navigasi pos

Selengkapnya