Harga CPO Hari Ini 28 Juli 2026 Melorot di Bawah MYR 4.650, Ini Penyebab Utama Tekanannya!

1 jam yang lalu 2

PORTALMADURA.COM – Pergerakan nilai minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026. Kontrak berjangka komoditas unggulan ini terpantau bergerak di bawah level MYR 4.650 per ton, sekaligus menjauhi rekor tertinggi dalam 15 pekan terakhir.

Kondisi lesu ini sebagian besar terpicu oleh penurunan nilai minyak mentah bumi serta melemahnya nilai minyak nabati pesaing di pasar global, seperti di Bursa Dalian China dan Chicago Board of Trade (CBOT). Anjloknya nilai minyak mentah turut membayangi prospek permintaan bahan bakar hayati (biodiesel), nan selama ini menjadi penopang utama konsumsi CPO.

Faktor Utama Penekan dan Penahan Harga CPO

Meskipun sentimen pasar dunia condong menekan, pergerakan nilai CPO tetap menampakkan daya tahan berkah sejumlah sentimen positif dari sisi pasokan dan permintaan. Berikut dinamika utama nan memengaruhi pergerakan pasar hari ini:

  • Turunnya Harga Minyak Pesaing: Pelemahan nilai minyak kedelai dan minyak nabati lainnya mengurangi daya tarik komparatif CPO bagi para pembeli internasional.
  • Kenaikan Ekspor Malaysia: Data lembaga survei kargo mencatat volume ekspor minyak sawit Malaysia periode 1–25 Juli meningkat antara 8,1 persen hingga 15,9 persen dibandingkan periode nan sama bulan Juni.
  • Mandatori Biodiesel Domestik: Kebijakan pencampuran biodiesel nan konsisten di Indonesia dan Malaysia sukses menahan potensi kejatuhan nilai lebih dalam.
  • Proyeksi Impor India: Menjelang musim perayaan, permintaan impor dari India diproyeksikan melonjak akibat terbatasnya stok minyak nabati lokal.

Prospek Jangka Menengah

Para pelaku pasar saat ini mencermati perkembangan cuaca panas ekstrem nan melanda wilayah perkebunan utama di Malaysia. Tantangan suasana tersebut berpotensi menekan volume produksi TBS (Tandan Buah Segar) pada tahun depan, nan diprediksi menjadi aspek penopang nilai CPO dalam jangka menengah.

Dengan kombinasi tekanan minyak mentah bumi dan kuatnya permintaan riil di area Asia, nilai CPO diperkirakan tetap bakal bergerak naik turun dalam rentang konsolidasi terbatas pada perdagangan pekan ini.

Navigasi pos

Selengkapnya