Harga Bahan Pokok di Madura Hari Ini 28 Juli 2026: Telur Ayam Bergejolak, Komoditas Lain Stabil

1 jam yang lalu 1

PORTALMADURA.COM,- – Pergerakan nilai bahan pokok di area Madura tercatat condong stabil pada Selasa, 28 Juli 2026. Meski demikian, perubahan nilai dialami oleh komoditas telur ayam ras di beberapa kabupaten, berasas pemantauan info Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur.

Di Pasar Ki Lemah Duwur, Kabupaten Bangkalan, nilai telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar 4,17 persen alias naik Rp1.000, dari nilai semula Rp24.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Sebaliknya, penurunan nilai justru terjadi di Pasar Anom Baru, Kabupaten Sumenep. Harga telur ayam ras di pasar tersebut melandai sebesar 3,85 persen (turun Rp1.000), dari sebelumnya Rp26.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Sampang (Pasar Srimangunan) dan Kabupaten Pamekasan (Pasar Kolpajung), nilai telur ayam ras terpantau memperkuat di nomor masing-masing Rp24.000 dan Rp27.000 per kilogram tanpa perubahan.

Untuk komoditas pangan utama seperti beras, nilai di seluruh pasar tradisional Madura terpantau tidak mengalami pergeseran. Beras kualitas premium dipatok pada kisaran Rp14.800 per kilogram di Bangkalan dan Pamekasan, Rp14.900 per kilogram di Sampang, serta Rp15.400 per kilogram di Sumenep. Adapun beras medium diperdagangkan rata-rata antara Rp12.400 hingga Rp13.200 per kilogram.

Kebutuhan dapur lainnya seperti gula kristal putih dan minyak goreng curah juga relatif stagnan. Minyak goreng bungkusan Minyakita tertahan seragam di nilai Rp15.700 per liter di Bangkalan, Sampang, dan Sumenep, serta Rp16.000 per liter di Pamekasan.

Di sektor ramuan dapur, nilai cabe rawit merah tercatat paling tinggi di Bangkalan senilai Rp43.000 per kilogram, disusul Pamekasan dan Sumenep seharga Rp35.000 per kilogram, serta Sampang sebesar Rp30.000 per kilogram. Sedangkan untuk komoditas bawang merah berada pada rentang nilai Rp32.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Secara umum, pasokan dan pengedaran bahan kebutuhan pokok di empat kabupaten di Pulau Madura terpantau kondusif dan terkendali tanpa lonjakan nilai nan ekstrem pada pekan ini. (PortalMadura)

Navigasi pos

Selengkapnya