(KM/SAFIRA NUR LAILY) RUSAK: Tampak bagian Gedung Pascasarjana UIN Madura nan mengalami kerusakan dan menjadi perhatian mahasiswa.KABAR MADURA | Sejumlah bagian Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Madura mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama bagi mahasiswa nan beraktivitas dan mengikuti perkuliahan di gedung tersebut.
Salah seorang mahasiswa nan enggan disebutkan namanya menyayangkan kondisi gedung nan mengalami kerusakan, terlebih kerusakan itu terlihat pada bagian luar bangunan. Menurutnya, tampilan Gedung Pascasarjana semestinya tetap tertata dan terawat dengan baik.
Dia berambisi kerusakan tersebut segera diperbaiki sehingga keamanan dan kenyamanan mahasiswa tetap terjamin.
“Kalau di dalam kelas, kondisi rusak seperti tampak nan di luar itu tidak ada. Aman. Kami berambisi kerusakan itu bisa segera diperbaiki dan tidak ada lagi kerusakan-kerusakan lainnya,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor (Warek) II UIN Madura, Buna’i, mengatakan, kerusakan nan terjadi bukan pada struktur utama bangunan. Kerusakan tersebut, kata dia, berada pada struktur tambahan alias ragam bangunan.
Kendati demikian, pihaknya memastikan aktivitas mahasiswa dan pengajar tetap berjalan dalam kondisi aman. Menurutnya, kerusakan tersebut tidak terlepas dari usia gedung nan sudah cukup lama.
“Kami ketua sudah berupaya selalu melakukan pengecekan pada kondisi gedung nan ada di UIN Madura. Untuk pihak mana nan bakal diminta melakukan pemeriksaan bakal disesuaikan dengan izin nan ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, Gedung Pascasarjana UIN Madura telah mendapatkan pemeliharaan kurang lebih tiga kali. Perbaikan terakhir dilakukan pada 2024.
Namun, pemeliharaan sebelumnya belum mencakup pemeriksaan struktur gedung secara khusus. Pekerjaan lebih difokuskan pada bagian luar gedung nan mengalami kerusakan alias sudah usang.
Pihaknya memastikan kerusakan itu bakal segera ditangani. Namun, penyelenggaraan perbaikan tetap berjuntai pada kesiapan anggaran.
“Insya Allah segera dilakukan perbaikan. Semoga di tahun 2027 tidak ada lagi efisiensi anggaran dan tidak ada lagi prioritas presiden. Sehingga bisa segera dilakukan perbaikan,” tutupnya. (nur/zul)

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·