Food Colony Bakal Diperbaiki 2027, DPRD Pamekasan Minta PKL Dilibatkan

41 menit yang lalu 1

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memproyeksikan perbaikan Food Colony di Jalan Kesehatan, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, terealisasi pada 2027. Sentra pedagang kaki lima (PKL) nan diresmikan sejak pemerintahan Bupati Badrut Tamam itu dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kondisi itu terlihat dari tetap banyaknya gerai nan tidak terpakai. Bahkan, sejumlah PKL memilih berdagang di luar area nan telah ditentukan.

Salah satu persoalan nan menjadi perhatian adalah kreasi gedung nan dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan PKL. Sebab itu, melalui rencana perbaikan tersebut, Food Colony diharapkan dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai sentra ekonomi masyarakat.

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Moh. Faridi, mengatakan, Food Colony sejatinya mempunyai letak nan strategis untuk dikembangkan sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, bagian-bagian gedung nan tidak sesuai dengan kebutuhan PKL perlu dievaluasi dalam proses perbaikan. Termasuk keberadaan sejumlah gerai nan dinilai kurang strategis untuk menunjang aktivitas berjualan.

“Tinggal hal-hal nan tidak sesuai, seperti kios-kios keluhan PKL itu, tinggal diajukan ke aset untuk dipercantik alias dibongkar nan sekiranya strategis untuk jualan,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Selain mengevaluasi kondisi bangunan, pihaknya juga meminta agar PKL dilibatkan sejak tahap perencanaan perbaikan. Keterlibatan pedagang dinilai krusial agar konsep dan akomodasi nan disiapkan betul-betul sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan demikian, perbaikan Food Colony tidak hanya berorientasi pada pembenahan bentuk bangunan. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan dapat betul-betul dimanfaatkan oleh PKL dan kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jangan sampai kebijakan atas nama rakyat, tapi justru rakyatnya tidak tahu,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Moh. Alwi,  menyampaikan, perbaikan Food Colony menjadi salah satu program nan telah diproyeksikan. Pelaksanaannya dimungkinkan terealisasi pada 2027, sedangkan tahap perencanaannya dilakukan tahun ini.

“Perencanaan Insya Allah tahun ini, penyelenggaraan 2027,” tuturnya.

Berdasarkan info nan dihimpun Kabar Madura, selain Food Colony, perbaikan juga bakal dilakukan di tiga sentra PKL lainnya, ialah Sae Rassa di Jalan Dirgahayu, Sae Salera di Jalan Niaga, dan area eks PJKA. Total alokasi anggaran untuk perbaikan sejumlah sentra PKL itu mencapai Rp3,2 miliar. (nur/zul)

Selengkapnya