SUMENEP, koranmadura.com – Kebakaran menghanguskan dua gedung dapur dan satu kandang sapi milik penduduk di Dusun Pordapor Timur, Desa Pordapor, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, 4 November 2026, malam.
Selain menghanguskan dua gedung dapur dan kandang, satu ekor sapi milik Sunaidi, pemilik bangunan, turut terbakar dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Guluk-Guluk, Iptu Arief Wardoyo, menuturkan bahwa setelah mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep dan mendatangi letak kejadian.
“Berdasarkan info sementara, kebakaran diduga bermulai dari pembakaran rumput kering untuk mengusir nyamuk. Api kemudian membesar dan merambat ke gedung dapur serta kandang sapi milik korban,” ujarnya.
Menurut dia, sebelum petugas pemadam tiba, sekitar 100 penduduk setempat bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api semakin meluas.
Tidak berselang lama, empat unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Sumenep tiba di letak dan langsung melakukan pemadaman.
Berkat kerja sama personil TNI-Polri, petugas Damkar, dan masyarakat, api akhirnya sukses dipadamkan sehingga tidak merambat ke gedung lainnya.
“Kami tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” katanya.
Arief mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah alias rumput kering, terutama di sekitar rumah, dapur, dan kandang ternak.
Menurut dia, pembakaran nan tidak diawasi dapat memicu kebakaran, terlebih jika berada di dekat gedung alias material nan mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun rumput kering. Pastikan api betul-betul terkendali dan tidak berada dekat gedung rumah, dapur, alias kandang ternak nan mudah terbakar,” imbaunya. FATHOL ALIF

1 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·