DPRD Sumenep Minta Pemkab Kembangkan Potensi Kekayaan Alam Yang Bisa Tingkatkan PAD Maksimal

4 hari yang lalu 5


SUMENEP, Kompasmadura.com – Kekayaan alam nan dimiliki Kabupaten Sumenep dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru daerah. Salah satunya melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi local.

Karenanya, pemerintah wilayah didorong untuk menghadirkan pengelolaan nan lebih terarah agar bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam mengungkapkan, dengan potensi nan dimiliki kabupaten Sumenep tersebar di beragam wilayah Sumenep, mulai dari area pesisir, pulau-pulau kecil, hingga destinasi nan mempunyai kekuatan alam dan budaya local, sangat layak dikembangkan.

“Hanya saja pengembangan potensi wisata tersebut tetap memerlukan support infrastruktur, aksesibilitas, serta tata kelola nan berkelanjutan. Optimalisasi potensi alam menjadi lokasi wisata merupakan salah satu langkah strategis dalam memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.”ujarnya Dulsiam belum lama ini.

Dikatakan politisi PKB ini, jika pengelolaan wisata nan dilakukan secara serius dapat memberikan akibat lebih luas, tidak hanya terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga terhadap tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan meningkatkan PAD secara maksimal, maka pemerintah kabupaten kudu serius membuka sumber daya alam potensial untuk dikelola menjadi objek wisata.

Sebab, diakui pengembangan lokasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam. Pemerintah wilayah perlu memastikan kesiapan prasarana pendukung agar area wisata lebih mudah dijangkau dan mempunyai daya saing.

“Potensi alam nan dimiliki kabupaten Sumenep sangat banyak, sehingga pemerintah kudu datang untuk memenuhi kebutuhan infrastrukturnya”. tandasnya.

Sedangkan penguatan sektor pariwisata berbasis potensi lokal dinilai mempunyai kesempatan besar dalam menciptakan pengaruh ekonomi berganda. Selain berkontribusi terhadap PAD, sektor ini juga dapat mendorong pertumbuhan upaya masyarakat, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, hingga jasa pendukung wisata.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, sasaran PAD Kabupaten Sumenep tahun ini mencapai Rp334,30 miliar. Hingga saat ini, realisasi PAD tercatat sebesar Rp166,04 miliar alias sekitar 49,67 persen dari sasaran nan telah ditetapkan.

“Optimalisasi beragam sektor potensial, termasuk pariwisata berbasis sumber daya alam, menjadi bagian dari strategi memperkuat keahlian fiskal daerah. Sehingga, diharapkan kontribusi terhadap PAD terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, pengembangan pariwisata di Sumenep menjadi salah satu upaya untuk mengubah kekayaan alam wilayah menjadi sumber nilai ekonomi nan berkelanjutan. Dengan pengelolaan nan tepat, sektor wisata diharapkan bisa memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.(Rus/Nin)

Selengkapnya