KABAR MADURA | Tiga mahasiswa Politeknik Negeri Madura (POLTERA) sukses meraih Juara 1 Kategori Master–Documentary Video dalam arena Polytechnic Creative Festival (PC-Fest) 2026 melalui dokumenter nan mengangkat tradisi majheng dan kehidupan masyarakat pesisir Madura.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Febrianto Santoso Rozakulal, Adya Nanggala Syaiffalah, dan Amilia Riski Hasanah. Mereka menjadi juara melalui karya berjudul Pelloh Derih Kene nan mengangkat realitas kehidupan nelayan di Kabupaten Sampang.
Pembina UKM Jurnalis POLTERA, Dwi Putri Robiatul Adawiyah, mengatakan dokumenter tersebut mengangkat majheng, ialah tradisi melaut masyarakat pesisir Madura nan juga memuat nilai gotong royong dan diwariskan secara turun-temurun.
Tidak hanya merekam aktivitas nelayan, dokumenter tersebut mengangkat kisah seorang anak nan sejak duduk di bangku sekolah dasar telah ikut melaut berbareng orang tuanya. Di tengah aktivitas tersebut, sang anak tetap berupaya melanjutkan pendidikannya.
“Karya ini mengangkat kehidupan masyarakat pesisir, khususnya tradisi majheng, dan gimana anak-anak di lingkungan tersebut tetap berupaya melanjutkan pendidikan di tengah kehidupan sebagai masyarakat nelayan,” ujar Dwi, Selasa (15/9/2026).
Melalui perpaduan visual, wawancara, dan narasi, ketiga mahasiswa tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat nelayan sekaligus mengangkat persoalan keberlanjutan tradisi dan pendidikan generasi muda di area pesisir Sampang.
Karya tersebut menjadi upaya mahasiswa mengolah realitas sosial dan budaya lokal Madura menjadi produk audiovisual nan komunikatif dan edukatif. Atas pencapaian tersebut, tim POLTERA memperoleh sertifikat juara, trofi penghargaan, dan bingkisan Rp2,8 juta.
Prestasi POLTERA pada PC-Fest 2026 juga datang dari bagian News Anchor. Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan, Intan Nuraini Munandar, sukses meraih Juara 3 Kategori Competent.
Dwi menilai dua capaian tersebut menunjukkan potensi mahasiswa POLTERA tidak hanya dalam bagian akademik dan keahlian teknis, tetapi juga kreativitas, komunikasi, serta keahlian mengangkat kekayaan budaya lokal ke tingkat nasional.
PC-Fest 2026 nan digelar di Politeknik Negeri Batam merupakan arena kejuaraan nan mempertemukan mahasiswa dan civitas akademika dari beragam politeknik di Indonesia dalam sejumlah bagian perlombaan.
Pihak POLTERA berambisi prestasi tersebut dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, serta menjadikan potensi sosial dan budaya lokal Madura sebagai sumber pendapat untuk berkompetisi di tingkat nasional. (Aminatus Zahroh/waw)

1 hari yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·