Dinkes Bangkalan Catat Tren Kenaikan ISPA

1 jam yang lalu 2
ISPA(KM/IST) PELAYANAN: Pasien menjalani pemeriksaan di Puskesmas Galis, Bangkalan. Dinkes mencatat kasus ISPA Bangkalan mengalami peningkatan pada pekan ke-35 hingga ke-37.

Dinkes Ungkap Potensi ISPA Meningkat Saat Musim Kemarau

KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan mencatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan tersebut terpantau melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bangkalan, Wiwid Mayasari, mengatakan, berasas info SKDR, peningkatan kasus ISPA mulai terlihat sejak pekan ke-35 hingga pekan ke-37.

“Kami lihat berasas info SKDR memang terjadi peningkatan di minggu ke-35, 36, sampai minggu ke-37,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Meski mengalami peningkatan, Wiwid menyebut, kondisi ini belum menunjukkan lonjakan nan mengkhawatirkan. Secara keseluruhan, tren kasus tetap relatif stabil dan berada dalam pola musiman sehingga perlu terus dipantau.

“Akan tetapi tren kasus secara keseluruhan tetap menunjukkan kondisi relatif stabil dan tetap berada dalam pola musiman nan perlu terus dipantau,” jelasnya.

Kata Wiwid, musim tandus menjadi salah satu kondisi nan perlu diwaspadai lantaran berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat, khususnya berangkaian dengan gangguan saluran pernapasan.

Sementara itu, mengenai potensi akibat kebakaran terhadap peningkatan kasus ISPA, dia menegaskan, sejauh ini tidak terdapat akibat langsung nan dirasakan di wilayah Bangkalan.

“Kalau tandus iya. Kalau kebakaran tidak berakibat langsung dengan wilayah Bangkalan,” ungkapnya.

Oleh lantaran itu, Wiwid mengimbau masyarakat tetap melakukan langkah pencegahan dengan menjaga kondisi kesehatan selama musim kemarau. Kewaspadaan tidak hanya perlu dilakukan terhadap ISPA, tetapi juga influenza nan trennya disebut tengah meningkat di sejumlah wilayah di luar Bangkalan.

“Alangkah baiknya melakukan pencegahan dengan menjaga kesehatan, baik dari ISPA maupun influenza nan saat ini tren di luar sedang meningkat,” pungkasnya. (fik/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya