Dari 675 Ribu Wajib KTP di Pamekasan, Baru 40 Ribu yang Aktifkan IKD

1 jam yang lalu 1
KM/DEWI FITRIA | DIGITALISASI IDENTITAS: Disdukcapil Pamekasan terus memperluas jasa aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui program jemput bola ke desa, kecamatan, dan sejumlah instansi.

KABAR MADURA | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pamekasan terus memaksimalkan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga saat ini, progres aktivasi IKD di Pamekasan telah mencapai sekitar 5 persen alias menyentuh nomor 40.090 orang dari total 675.000 wajib kartu tanda masyarakat (KTP).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Pamekasan, Agus Budi Santoso, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil, Argina Barkat Rakhmatullah, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan IKD di Pamekasan. 

Menurutnya, penambahan jumlah penduduk nan mengaktifkan IKD terus bertambah setiap hari berkah masifnya jasa jemput bola nan dilakukan oleh petugas ke desa-desa.

“Kami persentasenya sudah 5 persen alias 94,94 persen dari target, tepatnya sekitar 40.000 orang dari 675.000 wajib KTP. Jadi setiap hari kita terus bertambah, rata-rata seribu aktivasi per hari,” ungkapnya, Senin (19/10/2026).

Argina juga menjelaskan, bahwa percepatan aktivasi tersebut terbantu oleh peran aktif operator desa alias petugas pelayanan di tingkat kecamatan nan langsung mendatangi rumah-rumah warga. 

Langkah jemput bola tersebu dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat, dengan tingkat kunjungan pelayanan harian berkisar antara 500 hingga 2.000 orang pemohon.

“Kita juga menyasar OPD-OPD dan akomodasi kesehatan seperti RSUD Waru. Prinsipnya, setiap visitor nan datang wajib ber-IKD,” tambahnya.

Kendala nan kerap ditemui kata Argina, di antaranya adalah keterbatasan akomodasi gawai (smartphone) milik warga, spesifikasi perangkat nan belum mendukung aplikasi IKD, hingga hambatan teknis jaringan internet, khususnya di wilayah pedesaan. Selain itu, sebagian penduduk lanjut usia (lansia) juga kerap mengalami hambatan lupa kata sandi ataupun alamat email pemulihan.

“Dengan demikian, kita optimis sasaran aktivasi IKD bakal terus menunjukkan tren peningkatan seiring dengan masifnya sosialisasi dan kemudahan jasa nan diberikan kepada masyarakat. Kami menargetkan capaian IKD dapat terus merangkak naik hingga akhir tahun mendatang,” tutupnya. (fit/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0