KM/IST | MENANTI TEDUH: Pembinaan atlet ski air Sumenep terpaksa berakhir nyaris dua bulan akibat cuaca ekstrem nan membikin kondisi perairan berisiko untuk aktivitas latihan.KABAR MADURA | Pembinaan atlet ski air Sumenep kudu menghadapi hambatan serius. Aktivitas latihan terpaksa vakum selama nyaris dua bulan akibat kondisi cuaca ekstrem nan membikin olahraga air tidak memungkinkan digelar secara optimal.
Ketua Cabor Ski Air Sumenep, Rizqi Fasaldy, mengatakan penghentian sementara latihan bukan lantaran minimnya semangat atlet, melainkan aspek keselamatan. Kondisi cuaca nan tidak berkawan membikin latihan di perairan mempunyai akibat cukup tinggi.
“Kurang lebih sudah dua bulan latihan kita vakum lantaran aspek cuaca ekstrem. Kondisi di perairan tidak memungkinkan untuk latihan secara maksimal,” ujar Rizqi.
Menurutnya, olahraga ski air sangat berjuntai pada kondisi cuaca dan perairan. Gelombang tinggi, angin kencang maupun perubahan cuaca nan sigap menjadi pertimbangan utama sebelum atlet turun menjalani latihan.
Situasi tersebut secara tidak langsung berakibat terhadap program pembinaan. Sebab, atlet memerlukan latihan rutin untuk menjaga fisik, teknik, serta keberanian ketika berada di atas air.
“Kami tentu berambisi kondisi cuaca segera membaik sehingga latihan bisa kembali berjalan. Atlet juga perlu menjaga kondisi bentuk selama latihan di air belum bisa dilakukan,” katanya.
Rizqi menegaskan, pihaknya tidak mau memaksakan latihan di tengah kondisi nan berpotensi membahayakan atlet. Keselamatan tetap menjadi prioritas dibanding mengejar intensitas latihan.
Meski demikian, vakumnya latihan selama dua bulan menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi cabor ski air Sumenep. Terlebih, pembinaan atlet memerlukan kesinambungan agar perkembangan keahlian tidak terhenti terlalu lama.
Karena itu, setelah kondisi cuaca dinilai aman, cabor ski air Sumenep berencana kembali mengintensifkan latihan. Program tersebut diharapkan dapat membantu atlet mengembalikan kondisi sekaligus mengejar ketertinggalan selama masa vakum.
“Kami tidak mau mengambil risiko. Begitu cuaca memungkinkan, latihan bakal kembali kami maksimalkan,” tandas Rizqi. (ara/waw)

8 jam yang lalu
8








English (US) ·
Indonesian (ID) ·