Bupati Sumenep Melepas Run IDI Run

43 menit yang lalu 1

SUMENEP, Kompasmadura.com — Antusiasme masyarakat mengikuti Run IDI Run dalam rangka Hari Bhakti Nasional dan hari ulang tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Sumenep melampaui ekspektasi panitia.

Dari sasaran awal hanya 600 peserta, aktivitas nan digelar pada Minggu (27/9/2026) di Stadion GOR A. Yani, Panglegur, Sumenep, tersebut justru diikuti sebanyak 1.180 peserta.

Pesertanya pun tidak hanya berasal dari Sumenep. Sejumlah peserta datang dari beragam wilayah di Jawa Timur, di antaranya Banyuwangi, Pasuruan, serta sejumlah kabupaten di Madura.

Ketua IDI Sumenep berbareng para personil turut hadir. Sejumlah ketua OPD dan tamu undangan lainnya juga ikut meramaikan aktivitas olahraga tersebut.

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH, MH mengapresiasi antusiasme masyarakat nan mengikuti RUN IDI RUN dengan penuh semangat.

“RUN IDI RUN menjadi aktivitas positif untuk membujuk masyarakat bergerak, berolahraga, dan membangun kebiasaan hidup sehat.” kata Bupati Fauzi di sela-sela kegiatan.

Menurut Bupati Fauzi, olahraga berbareng dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebugaran.

Ia berambisi semangat nan terlihat dalam aktivitas tersebut tidak berakhir ketika peserta mencapai garis finish. Kebiasaan olahraga perlu terus dijaga.

“Kami berambisi semangat olahraga ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumenep sehari-hari.” tambahnya.

Ketua IDI Kabupaten Sumenep, dr. Rifmi Utami, M.Kes, mengatakan tingginya antusiasme tersebut menunjukkan olahraga, khususnya running, mempunyai daya tarik nan besar di tengah masyarakat.

Namun menurutnya, semangat berolahraga tidak semestinya berakhir pada tren alias sekadar mengikuti kejadian running nan sedang populer.

“Melalui aktivitas ini kami membujuk masyarakat untuk hidup sehat. Karena running ini fleksibel, bisa menjangkau semua kalangan. Meskipun gak lari, kan bisa jalan cepat,” katanya.

Pihaknya menegaskan, olahraga merupakan salah satu langkah sederhana nan dapat dilakukan masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.

Baginya, membiasakan diri berolahraga juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus mencegah munculnya penyakit.

“ Dengan membujuk masyarakat hidup sehat adalah salah satu langkah agar masyarakat bisa mencegah timbulnya beragam penyakit. Kan lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ujarnya. (Rie)

Selengkapnya