Sumenep, (Madura Today) – Bupati Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo berencana menata pedagang kaki lima (PKL) nan tetap berdagang di bahu jalan dengan menyediakan letak khusus.
Langkah itu dilakukan agar aktivitas pedagang lebih tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan. Pemerintah wilayah juga mau memastikan PKL tetap mempunyai tempat nan layak untuk menjalankan usaha.
“Sebagian PKL memang sudah kami berikan tempat berjualan. Jumlah PKL di Sumenep cukup banyak dan perlu disiapkan letak nan layak,” kata Fauzi, dilansir dari kanal YouTube Tribun Jatim Official, Sabtu (7/11/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menjelaskan, keberadaan PKL merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat nan perlu mendapat perhatian pemerintah.
Meski demikian, bupati dua periode itu belum menentukan letak nan bakal disiapkan. Rencana penataan itu tetap dalam tahap persiapan dan ditargetkan mulai direalisasikan tahun depan.
“Ke depan, kami bakal menyiapkan beberapa letak untuk PKL. Insyaallah, penyediaannya dimulai tahun depan,” ujarnya.
Hayat
Hayat adalah wartawan Lulusan Terbaik Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta Tahun 2026.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·