Pamekasan, (Media Madura) – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI Madura, Hj. Ansari, menghadiri prosesi Wisuda ke-V Program Strata 1 (S1) STEI Masyarakat Madani Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Front One Azana Pamekasan, Sabtu (7/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ansari datang didampingi sang suami, H. Taufadi, nan juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan.
Tampak datang pula Ketua STEI Masyarakat Madani, Dr. Mohammad Romli, S.E.I., M.M., Ketua Yayasan PP. Sumber Bungur Pakong Pamekasan, Abdullah Ahmad Madani, S.IP., MA., serta Pengasuh PP. Sumber Bungur Pamekasan, KH. Achmad Madani.
Sejumlah pembina STEI Masyarakat Madani Pamekasan juga turut hadir, di antaranya Prof. Dr. Siswanto Masruri, MA., Dr. Raden Lukman Fauroni, S.Ag., M.Ag., serta Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Prof. Masdar Helmy, S.Ag., MA., Ph.D.
Hj. Ansari menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati nan telah sukses menyelesaikan pendidikan. Ia berambisi pengetahuan nan diperoleh selama menempuh perkuliahan dapat bermanfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, pendidikan mempunyai peran krusial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Madura. Karena itu, dia berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
“Selama saya tetap berada di Komisi VIII dan menjadi mitra Kementerian Agama, insyaallah support terhadap STEI Masyarakat Madani bakal terus kami berikan,” ujarnya.
Legislator wanita satu-satunya dari Madura itu berambisi support tersebut dapat mendorong lembaga pendidikan di Madura semakin maju dan berkembang. Dengan begitu, generasi muda Madura mempunyai kesempatan lebih luas untuk bersaing di tingkat nasional.
Selain memberikan motivasi, Hj. Ansari juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan almamater dan selalu menjaga nama baik kampus setelah kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari gelar akademik nan diraih, tetapi juga dari gimana pengetahuan dan nilai-nilai nan diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Setelah diwisuda, jangan pernah lupa kepada almamater. Jaga nama baik kampus. Buktikan bahwa pendidikan nan didapatkan di STEI Masyarakat Madani betul-betul membentuk karakter dan memberikan bekal pengetahuan nan berfaedah bagi masyarakat,” pesannya.
Pihaknya juga mengingatkan para wisudawan agar menjadi pribadi nan kehadirannya betul-betul dibutuhkan oleh orang lain, bukan sekadar mau dihormati.
“Sebab, orang nan dibutuhkan bakal selalu memberikan faedah melalui ilmu, pemikiran, dan kontribusinya,” tegasnya.
Hj. Ansari berambisi pengetahuan nan telah diperoleh para lulusan menjadi pengetahuan nan berkah dan dapat diamalkan dengan baik. Ia juga mau para alumni bisa membawa nama baik STEI Masyarakat Madani, sekaligus turut mengharumkan nama Madura dan Indonesia. (Znl/Arif)

24 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·