Bupati Fauzi Turun Langsung, 125 Anak Sumenep Warnai Ikon Tugu Keris di Hari Jadi ke-757

52 menit yang lalu 2

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) berbareng Ketua Panitia, M. Syamsul Arifin

Bupati Fauzi Turun Langsung, 125 Anak Sumenep Warnai Ikon Tugu Keris di Hari Jadi ke-757

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Sebanyak 125 anak dari jenjang TK/RA dan SD/MI se-Kabupaten Sumenep mengasah produktivitas melalui lomba mewarnai bertema Tugu Keris, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan nan digelar LAKONALAKONE di Graha Mahasiswa Universitas PGRI Sumenep itu menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, datang langsung menyaksikan aktivitas peserta sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak nan mengikuti lomba. Kehadirannya menjadi corak support terhadap pengembangan produktivitas dan keberanian anak sejak usia dini.

Di letak kegiatan, Fauzi berkeliling memandang proses mewarnai dan hasil karya peserta. Ia mengapresiasi antusiasme anak-anak nan menuangkan khayalan melalui perpaduan warna pada gambar Tugu Keris, ikon nan merepresentasikan identitas daerah.

“Kami datang di sini untuk memberikan motivasi bagi peserta lomba. Alhamdulillah, produktivitas anak-anak sangat tinggi,” kata Fauzi.

Bagi para peserta, lomba tersebut bukan sekadar arena berkompetisi untuk memperebutkan juara. Kegiatan itu juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan imajinasi, melatih ketelitian, serta membangun kepercayaan diri dalam mengekspresikan pendapat melalui karya seni.

Pemilihan Tugu Keris sebagai objek mewarnai turut membawa pesan pengenalan identitas lokal. Anak-anak diajak mengenal ikon kebanggaan wilayah melalui aktivitas nan dekat dengan bumi mereka.

“Selain menjadi arena kompetisi, aktivitas nan memperebutkan Piala Bunda Literasi Sumenep ini sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan ikon wilayah kepada anak-anak melalui aktivitas nan menyenangkan,” ungkap Fauzi.

Lomba tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Tayyib, sebelum Bupati datang di tengah-tengah peserta. Suasana aktivitas semakin semarak saat Fauzi menyempatkan diri berpotret berbareng anak-anak nan mengikuti perlombaan.

Ketua panitia penyelenggara, M. Syamsul Arifin, mengatakan aktivitas itu dirancang bukan semata-mata untuk menentukan peserta terbaik.

“Panitia mau menyediakan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, mengasah imajinasi, dan membangun keberanian dalam menunjukkan keahlian mereka” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan gambar Tugu Keris juga mempunyai nilai edukatif lantaran memperkenalkan salah satu ikon Kabupaten Sumenep kepada generasi muda sejak dini.

Melalui aktivitas tersebut, LAKONALAKONE berambisi momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi seremoni seremonial, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan potensi anak-anak.

“Kreativitas nan tumbuh sejak awal diharapkan menjadi bekal bagi lahirnya generasi muda nan percaya diri, berani berkarya, serta mengenal dan mencintai identitas daerahnya sendiri” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0