Baznas Sumenep Kembali Salurkan Bantuan Ratusan Jrigen Atasi Krisis Air Bersih di Kangayan

2 jam yang lalu 2

Penamadura.com, Sumenep – Kemarau panjang membikin penduduk di sejumlah wilayah Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, kembali mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut dirasakan sebagian penduduk Desa Cangkaramaan dan Desa Batu Putih, Kecamatan Kangayan.

Untuk mendapatkan air bersih, penduduk terpaksa menempuh perjalanan cukup jauh, apalagi kudu melangkah kaki alias menggunakan sepeda motor sejauh 3 hingga 5 kilometer menuju sumber air.
Berdasarkan laporan Camat Kangayan, krisis air bersih di dua desa tersebut merupakan persoalan nan terjadi nyaris setiap tahun, terutama saat musim tandus panjang.

Pemerintah desa sebelumnya telah berupaya mencari sumber air, termasuk melakukan pengeboran. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Akibatnya, penduduk tetap mengandalkan sumber air nan berada cukup jauh dari permukiman.

Untuk mengangkut air, penduduk biasanya menggunakan jerigen nan dibawa menggunakan sepeda motor.

“Menurut camat, nan dibutuhkan penduduk saat ini adalah support jerigen. Karena itu, Baznas langsung mengirimkan sebanyak 250 jerigen untuk dua desa tersebut,” kata Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, Selasa (29/9/2026).

Ahmad menjelaskan, support tersebut diberikan untuk membantu penduduk mengangkut dan menyimpan air bersih nan mereka peroleh dari sumber air.
Sementara itu, berasas info dari warga, krisis air bersih tidak terjadi di seluruh wilayah desa. Kondisi tersebut terutama dirasakan sebagian penduduk di sejumlah dusun, di antaranya Dusun Pabitta, Desa Batu Putih, serta sebagian penduduk Desa Cangkaramaan.

Bagi warga, air bersih merupakan kebutuhan nan sangat vital. Meski kudu menempuh perjalanan cukup jauh, mereka tetap kudu mencari air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesiapan air bersih tetap menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Sumenep, terutama ketika musim tandus berjalan panjang.

Melalui support ratusan jerigen tersebut, Baznas Sumenep berambisi penduduk nan terdampak dapat lebih mudah membawa dan menyimpan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Man/red)

Selengkapnya