AJP Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Pamekasan

18 jam yang lalu 1

KABAR MADURA | Di tengah meluasnya kekeringan nan melanda sejumlah wilayah di Pamekasan, Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) turun langsung membantu warga. Para wartawan tersebut menggelar hormat sosial dengan menyalurkan air bersih ke daerah-daerah nan terdampak krisis air.

Kekeringan di Kabupaten Pamekasan tahun ini semakin meluas. Jika sebelumnya tercatat 76 desa terdampak, sekarang jumlahnya bertambah menjadi 82 desa nan tersebar di 11 kecamatan.

Krisis air bersih pun mulai dirasakan penduduk di sejumlah wilayah. Sebagian masyarakat apalagi kudu mengandalkan support untuk memenuhi kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari.

Aksi sosial tersebut dimulai secara simbolis, Minggu (6/9/2026). Selanjutnya, AJP berencana menyisir seluruh kecamatan nan masuk wilayah terdampak kekeringan untuk menyalurkan support secara bertahap.

Ketua AJP Pamekasan, M. Khairul Umam, mengatakan, aktivitas tersebut merupakan corak kepedulian dan hormat para wartawan kepada masyarakat. Menurutnya, AJP mau datang secara langsung di tengah penduduk nan sedang mengalami kesulitan air bersih, bukan sekadar memberitakan kondisi mereka.

”Ini bagian dari hormat kami sebagai jurnalis. Kami turun langsung untuk membantu warga,” katanya.

Pria nan berkawan disapa Irul itu menegaskan, penyaluran support air bersih tidak hanya dilakukan secara simbolis. AJP bakal terus bergerak dan menyisir 11 kecamatan terdampak untuk menyalurkan support secara bertahap.

”11 kecamatan bakal kami sisir. Secara simbolis kami mulai hari ini. Untuk tahap awal bakal berhujung pada 20 September 2026. Kemudian, bakal dilanjut kembali untuk periode kedua,” terangnya.

Salah seorang penerima manfaat, Mai, mengaku berterima kasih atas support air bersih nan diterimanya. Warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Larangan, itu mengatakan wilayahnya telah mengalami kekurangan air bersih selama sekitar tiga bulan terakhir.

Selama ini, penduduk setempat hanya mengandalkan support untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

”Terima kasih atas support ini,” ucapnya.

Selain masyarakat, support air bersih juga menyasar lembaga pendidikan keagamaan. Pesantren Almawardi Soklancar turut menerima pengedaran air bersih dari AJP.

Pengurus Pesantren Almawardi Soklancar, Jaziri, menyampaikan terima kasih atas support tersebut. Menurutnya, air bersih itu bakal dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan para santri selama belajar dan tinggal di pesantren.

”Bantuan air bersih itu tentu bakal berfaedah bagi para santri nan memang menimba pengetahuan di pesantren. Semoga ini barokah,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, aktivitas sosial tersebut mendapat support dari sejumlah pihak. Di antaranya Darus Sakinah, Bawang Mas Group, PLN UP3 Madura, dan Master Max. (nur/zul)

Selengkapnya