Rupiah Melemah Lagi Awal Pekan Ini, Tertekan Panasnya Geopolitik Timur Tengah
portalmadura.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah tipis pada awal pekan perdagangan, Senin (7/9/2026). Sentimen geopolitik di area Timur Tengah ditengarai menjadi pemicu utama pergerakan negatif mata duit Garuda tersebut.
Berdasarkan info perdagangan pasar duit pada Senin pagi, nilai tukar rupiah terkoreksi sebesar 4 poin alias sekitar 0,02 persen. Kondisi ini menempatkan rupiah berada di level Rp17.646 per dolar AS, sedikit merosot dibanding nilai penutupan transaksi sebelumnya nan berada pada posisi Rp17.642 per dolar AS.
Pelemahan di awal pekan ini berbalik arah dari tren positif nan sempat tercatat pada akhir pekan lalu. Pada Jumat (4/9/2026), mata duit Indonesia sejatinya sempat membukukan performa nan cukup solid dengan menguat hingga 51 poin alias 0,29 persen ke level Rp17.628 per dolar AS.
Tak hanya di pasar spot, penguatan pada akhir pekan lampau juga tecermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia nan ditutup menguat di posisi Rp17.636 per dolar AS dari hari sebelumnya nan berada di nomor Rp17.689 per dolar AS.
Namun, dinamika dunia mengenai eskalasi bentrok di Timur Tengah kembali memberikan tekanan pada pasar finansial regional, termasuk menahan laju penguatan rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan pekan ini.

2 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·