PAMEKASAN, koranmadura.com – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Madura, Jawa Timur, mulai menyalurkan support air bersih untuk penduduk nan terdampak krisis kekeringan pada Minggu, 6 September 2026 kemarin.
Penyaluran diawali secara simbolis dan bakal dilanjutkan secara berjenjang dengan menyisir wilayah terdampak di 11 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.
Ketua AJP Pamekasan, M. Khairul Umam menyampaikan bahwa program pengedaran air bersih ini merupakan corak kepedulian nyata serta bentuk pengabdian insan pers kepada masyarakat.
“Ini bagian dari hormat kami sebagai jurnalis. Kami turun langsung membantu warga,” kata M. Khairul Umam, Minggu, 6 September 2026.
Ia menambahkan, penyaluran tahap awal diproyeksikan berjalan hingga 20 September 2026 mendatang, sebelum dilanjutkan ke gelombang periode berikutnya.
Salah seorang penerima manfaat, Mai, penduduk Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, mengaku sangat terbantu. Pasalnya, krisis air bersih di wilayahnya sudah berjalan sekitar tiga bulan terakhir.
“Terima kasih atas support ini,” ucapnya.
Selain menyasar permukiman warga, pasokan air bersih juga didistribusikan ke Pondok Pesantren Almawardi Soklancar di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, guna menunjang kebutuhan harian para santri.
Pengurus Ponpes Almawardi Soklancar, Jaziri mengapresiasi tinggi kepedulian para wartawan Pamekasan tersebut.
“Semoga barokah,” pukasnya.
Aksi sosial AJP ini terselenggara berkah kerjasama berbareng Darus Sakinah, Bawang Mas Group, PLN UP3 Madura, dan Master Max. (Sudur/Fine)

7 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·